oleh

Muh.Nur,Dapat Kepercayaan Jadi Distributor Syaamil Qur’an Untuk Di Waqafkan Ke TPA Se-Sulbar

Pasangkayu,sulbarnews.com- punya channel dari Bandung dan Surabaya, awalnya,Muh.Nur,mau beli Al-Qur’an untuk anak-anak tempat pengajian Al-Qur’an (TPA)dusun lameambo, desa singgani, kec.lariang, kab.pasangkayu, prov.sulawesi barat. Namun kemudian muh.nur di tawari jadi distributor, Syaamil Qur’an waqaf

Warga desa singgani ini,M.nur, setelah resmi menjadi distributor Al-Qur’an se-sulawesi barat kemudian dirinya masuk di dalam group distributor AlQur’an seluruh indonesia untuk merk syaamil, menurut Nur pada komunitas group tersebut, ternyata di dalamnya ada juga sesama marketing yang kerjanya mencari donatur untuk pengiriman Al-Qur’an gratis ke pelosok-pelosok desa yang di waqafkan kepada tempat pengajian Al-Qur’an (TPA).

Hal tersebut,M.nur, tidak membuang kesempatan yang ada sehingga dengan itu.M.nur dengan waktu yang singkat mengusulkan untuk TPA yang ada di Kab.pasangkayu, Sulawesi barat dan di acc oleh para donatur yang mewaqafkan Al-Qur’an.

  “Semenjak menjadi distributor Syaamil Qur’an yang di maksud, Alhamdulillah sudah ada lebih dua ratus Al-Qur’an yang sudah datang untuk di waqafkan dan itu akan saya bagi adil ke tempat pengajian Al-Qur’an (TPA) di daerah kab.pasangkayu, mulai dari sarjo sampai benggaulu tetapi targetnya itu sampai enam ratusan Al-Qur’an sementara jumlah TPA yang kami usulkan baru 20 TPA ” ungkap Nur.

Lanjut,Nur mengutarakan,” setelah para donatur meminta data jumlah TPA,dari saya yang di peruntukkan TPA yang ada di Kab.Pasangkayu, sehingga para donatur berasumsi bahwa pengiriman Al-Qur’an yang di waqafkan sebanyak 600 Al-Qur’an, itu masing-masing TPA di berikan jatah sebanyak 30 Al-Qur’an dan jika di rupiahkan harganya puluhan juta ” tutur M.nur

M.Nur,menambahkan,” jadi tugasnya saya di sini untuk memasarkan Al-Qur’an,merk syaamil, dengan terbentuknya komunitas itu saya di percaya dari donatur untuk mengelola dan membagi-bagikan Al-Qur’an waqaf tersebut,padahal sampai hari ini saya belum pernah ketemu dengan yang bersangkutan dalam hal ini para donatur,kami hanya di kenal lewat medsos,mungkin karena mereka telah melihat satus-status saya yang ada di medsos sehingga mereka mempercayai saya seorang pencinta Al-Qur’an untuk menjadi distributor Al-Qur’an merk syahmil sekabupaten Pasangkayu dan bahkan sesulbar, dan apa lagi profesi saya selama ini adalah penyuluh agama di kementerian agama kab.pasangkayu, tentunya saya punya banyak teman-penyuluh ” ungkapnya

Penulis : jasman s pali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasmanbaras