oleh

Cegah Corona, Warga Korea, Di Tolak Warga Melintasi Pintu Masuk Desa Lilimori

Pasangkayu,sulbarnews.com — Upaya pencegahan wabah virus corona (covid-19) di lakukan oleh semua daerah, tak terkecuali di desa-desa yang juga sangat peduli tentang hal tersebut, sehingga warga desa Lilimori, Kec.bulutaba, Kab.pasangkayu, Prov.sulawesi baratPatut di apresiasi dengan adanya gerakan memperketat penjagaan pintu masuk perbatasan antar desa yang di prakarsai oleh kepala desa Lilimori HM.Jufri Ghalib, karena telah mampu menggerakkan warganya untuk melakukan pencegahan virus Corona atau di singkat dengan covid-19Gerakan perketat penjagaan pintu masuk tersebut bekerja sama dengan Camat Bulutaba Nurdin AR beserta stap, para tim medis UPTD PKM Lilimori para aparat desa Lilimori yakni, para kaur desa, para kepala dusun, ketua karang taruna desa Lilimori Aleksander Adam, Ketua BPD Lilimori Drs.Ihsan Fatta dan Babinsa desa Lilimori bersama Binmas desa LilimoriAdapun pintu masuk yang di perketat penjagaannya, ada dua titik pintu yang di maksud yakni, pintu masuk gerbang Lilimori tepatnya di persimpangan pasar desa Lilimori arah dari desa parabu dan pintu masuk sisipan arah dari desa kulu (Godang), penjagaan terhitung mulai hari selasa,31/03/2020 sampai batas waktu menunggu arahan dari pemerintah kab.pasangkayuHal tersebut, di ungkapkan oleh HM.Jufri Ghalib bersama Osias salah satu tokoh pemuda Desa Lilimori di dampingi oleh seorang warga desa Lilimori kepada media online sulbarnews.com, tepatnya di teras warung Pangkep sop saudara Pasangkayu (3/04/2020)Dalam memperketat penjagaan pintu masuk, tepatnya pintu gerbang persimpangan pasar desa Lilimori (2/04/2020) seorang warga asing asal negara Korea dengan tujuan mau ke desa lelejae, kec.bulutaba, Kab.Pasangkayu, namun di tolak oleh para penjaga pintu, dalam hal ini warga Korea tersebut ingin menemui salaseorang Pendeta warga lelejae tidak di perbolehkan masuk melintas desa lilimori, sehingga warga asing tersebut batal menemui pendeta, di karenakan wabah virus Corona masih merajalela di daerah-daerah dalam wilayah NKRI” Kemarin, ada seorang warga asing yang berasal dari Negara Korea dengan tujuan mau ke desa lelejae dengan maksud ingin menemui pak pendeta warga desa lelejae, namun kami tidak membiarkan masuk, hingga orang asing tersebut pulang meninggalkan desa Lilimori ” Ungkap Osias

Liputan : Jasman s pali / Ansar