oleh

Di Tengah Mewabahnya Covid-19, Abd.Malik, Sampaikan Proses Tender Melalui Vicon

Pasangkayu,sulbarnews.com — Proses tender kali ini yang di lakukan oleh kepala bagian pengadaan barang dan jasa (BPBJ) kab.pasangkayu, Prov.sulawesi barat, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pasalnya, proses tender di lakukan kali ini harus melalui Video teleconference (Vicon), tepatnya, di ruang kerja Bupati Pasangkayu,(8/04/2020), hal tersebut, akibat adanya wabah virus Corona disease (covid-19) yang harus di hindari oleh semua orang

Melalui Video teleconference (Vicon), Abd.Malik, selaku Kepala BPBJ kab.pasangkayu,  Menyampaikan kepada Instansi maupun Lembaga yang terkait dalam hal ini, LKPP, BPKP, KPK, BPK, Polri, serta Mendagri, mengenai pengelola pengadaan barang & jasa terkhusus bagi pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen

Hal tersebut, Abd.Malik, telah melakukan pembuktian kualifikasi dan klarifikasi serta negosiasi secara online terhadap yang bersangkutan

Pada kesempatan itu, melalui Media Video teleconference  Abd.malik, selaku kepala BPBJ Kab.pasangkayu,Prov.sulawesi barat, mengungkapkan, “Jangan takut untuk melaksanakan pengadaan barang & jasa, asalkan tetap berpedoman pada aturan yg ada maka pengadaan Barang & Jasa tetap dijalankan sesuai dengan mekanisme,” ungkap Abd.Malik

Meski demikian, berdasarkan Peraturan LKPP no 13 tahun 2018 tentang penanganan keadaan Darurat dalam Surat edaran LKPP no 3 Tahun 2020 tentang tahapan pelaksanaan barang dan jasa, tentang penanganan Covid-19,  dan Surat edaran KPK No 08 Tahun 2020, tentang Penggunaaan anggaran pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan covid-19 serta untuk mencegah tindak pidana korupsi maka, Abd.Malik, menyampaikan proses tender pengadaan barang dan jasa agar tetap berjalan sebagaimana mestinya

” Adapun tata cara pelaksanaan pembuktian Kualifikasi dan  Klarifikasi serta Negosiasi pada pemilihan penyedia dalam keadaan wabah covid-19 sudah di sampaikan melalui surat edaran LKPP No.5, sehingga pengadaan barang dan jasa dalam keadaan darurat seperti ini, semua kebutuhan akan di identifikasi dan di laksanakan di lengkapi dengan dokumentasi, ” tutur, Abd.Malik

” Kami tidak ingin hanya karena proses pengadaan barang dan jasa yang lambat di eksekusi mengakibatkan lambatnya penanganan pencegahan penularan virus Corona (covid-19) ” tutup Abd.Malik

Reporter : M Jasman s pali