oleh

Corona Berhasil Menjangkiti 3 Orang Warga Asal Pontanakayyang,Kab.Mateng

-Uncategorized-1.137 views

Mamuju,sulbarnews.com — Mendapat informasi adanya warga terduga PDP asal Pontanakayyang, Kabupaten Mamuju Tengah yang merupakan pasien PDP RS Regional Sulawesi Barat, dan kini menetap di BTN Rendini Blok B. 3 Jl. Pongtiku Lingkungan Padang Barat Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju, Kab. Mamuju, prov.sulawesi barat

Kepala Kepolisian Sektor Kota Mamuju AKP Suhartono, SH, SIK bersama Tim Gugus Covid – 19 langsung melakukan upaya penjemputan terhadap pasien pada alamat yang dimaksud, Sabtu siang (11 April 2020)

Upaya penjemputan tersebut sempat mendapat penolakan dari warga yang akan dijemput, namun karena diberikan pemahaman, pasien akhirnya mau dikarantinakan di rumkit regional untuk pengobatan dan perawatan yang lebih intensif

Kapolsekta Mamuju menyebutkan ada 3 pasien yang dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan awal yaitu NR dengan keluhan batuk, nyeri kepala dan demam dan riwayat NH tidak ada keluhan hanya saja pihaknya telah melakukan kontak langsung dengan pasien yg meninggal di mateng dan terakhir AT bocah berusia 6 tahun yang merupakan keluarga Almarhum. Hasil pemeriksaan 3 orang positif dan 2 orang negatif namun semuanya dievakuasi ke RS Regional Provinsi Sulawesi Barat.

Selanjutnya langkah penanganan yang akan dilaksanakan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut sesuai SOP Penangan Covid-19 di RS Regional Sulawesi Barat. Tutur Kapolsekta.

“Alhamdulillah proses evakuasi yang awalnya ditolak oleh ke 5 warga tersebut, akhirnya berhasil di evakuasi dengan pendekatan dibujuk rayu dimohon dengan kerendahan hati dan dengan penuh hormat,” tandas Kapolsek.

Kapolsek Kota Mamuju mengajak dan menghimbau semua warga agar peka dan peduli bersinergi di masyarakat dengan mewajibkan protap 1×24 jam tamu wajib lapor kepada Kepolisian, Pemerintah dan Bhabinsa serta Puskesmas terdekat mari kita bersatu untuk cegah Covid 19.

Semoga Allah Swt senantiasa memberikan kita kesehatan dan keselamatan dijauhkan dari Covid – 19

Sumber : Humas Polda Sulbar
Reporter : M jasman s pali