oleh

Penemuan Mayat Di Jono Tikke, Di Duga Minum Racun, Sat Reskrim Polres Mamuju Utara Olah TKP

-Uncategorized-3.234 views

Pasangkayu,sulbarnews.com — Unit Identifikasi Sat Reskrim Personil Polres Mamuju Utara melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di temukan mayat seorang Lelaki di lokasi kebun kelapa sawit di dusun Jono, Desa Tikke, Kec.Tikke Raya Kab.Pasangkayu, prov.sulbar, jumat pagi 01 Mei 2020 sekira pukul 09.00 WitaMenurut Informasi yang diperoleh dilapangan bahwa pada hari Jumat 1 Mei 2020 sekitar pukul 08.00 WITA saksi Arpinah Warga Jono pergi ke kebun untuk memungut berondolan (buah sawit).sekira pukul 09.00 saksi melihat seseorang tergeletak di tanah dan tidak bergerak memudian saksi menghampiri dan melihat dari mulut dan hidung orang tersebut sudah mengeluarkan busaMelihat hal tersebut saksi berlari kerumahnya dan menyampaikan ke warga sekitar dan bhabinkamtibmas Desa Tikke Brigpol Ardianto kemudian bersama-sama melihat ke TKP kemudian di laporkan kepolres mamuju utara untuk di tindak lanjuti oleh Sat ReskrimSetelah mendengar Informasi tersebut, selanjutnya Kasat Reskrim Polres Mamuju Utara, Akp pandu Arief Setiawan S.H,S.I.K, turun kelapangan bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim dan Tim Jatanras untuk melakukan olah TKP

Menurut Akp Pandu, ” Saat kami melakukan Olah TKP di temukannya mayat seorang lelaki yang kemudian di ketahui bernama H. Patarai, 47 th, Petani yang beralamat Didusun Muhajir Desa Jengeng Kec.Tikke Raya, di samping mayat di temukan 1 buah botol racun tanaman Merk Germaxone yang tutupnya sudah terbuka dan isinya tinggal sedikit. Selain itu juga di temukan 1 buah tutup botol yang berisi serbuk racun hama ” Ungkapnya

Lanjut,AKP Pandu, mengungkapkan. ” setelah melakukan Olah TKP selanjutnya mayat tersebut di evakuasi menggunakan mobil double cabin milik salah seorang warga ke Puskesmas Tikke untuk di lakukan visum et repertum di rumah Sakit Ako Pasangkayu ” ungkapnya

Di tambahkannya,” dari TKP, kami mengamankan barang bukti berupa :
-1 botol racun tanaman merk Gerxone
– 1 tutup botol berisi serbuk racun hama
– 1 bungkus kecil serbuk racun hama Primadan 3GR (di temukan 50m dari jarak korban)
– 1 buah parang milik korban (di temukan 50m dari jarak mayat)
– 1 buah topi warna abu2 milik korban (di temukan 50m jarak dari mayat)
– pakaian dan sepatu boat milik korban ” terang pandu

” Setelah melakukan visum ternyata Hasil visum et repertum tidak di temukan luka terbuka ataupun luka lebam pada tubuh mayat, Busa yang keluar dari hidung dan mulut korban/mayat di duga efek dari keracunan dan dugaan awal, saat ini korban meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara meminum racun tanaman di campur serbuk racun hama, terdapat sisa serbuk racun di sekitar mulut dan dagu mayat ” tutup, AKP Pandu

Sumber :Polres Matra(Aipda Junaedi)
Jurnalis :M Jasman s pali