oleh

Penemuan Mayat Seorang Duda Benggaulu – Sarudu, Sat Reskrim Polres Pasangkayu Olah TKP

Sulbarnews.com | PASANGKAYU — Sat Reskrim Polres Pasangkayu, melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat seorang lelaki Didusun Suka Damai Desa Benggaulu Kec.Dapurang Kab. Pasangkayu. Rabu Siang (8/7/2020)Menurut Informasi saat turun Ke TKP, bahwa sehari sebelumnya Lk.Muh.Radi (Korban), umur 49 th, menghubungi Lk.Hasbi (Pekerja Kebun) Via telepon sebanyak 10 Kali namun tidak diangkat karena sedang menyetir mobil dari Kec.Karosa dan panggilan tersebut baru dilihat 3 jam kemudian sehingga Lk.Hasbi menelpon balik namun tidak diangkat lagi Oleh Korban.Sehingga Pada Hari Rabu pagi 08 Juli 2020, Lk.HASBI menyuruh istrinya (Pr.Nur Amalia) untuk melihat kondisi Korban. Sesampai disana dan mengetuk pintu namun tidak dibuka sehingga Pr.Nur Amalia melihat ke kamar Korban dari kolong rumah dan melihat Korban tidak bergerak dilantai sehingga spontan memanggil masyarakat untuk membantu dan membuka paksa pintu rumah korban dan mendapatinya sudah tidak bergerak dan diduga meninggal dunia.Menurut Kasat Reskrim Polres Pasangkayu Akp Pandu Arief Setiawan S.H, S.I.K yang memimpin langsung Olah TKP di lapangan mengatakan, ” bahwa Informasi yang kami peroleh dilapangan pada beberapa hari sebelum korban di temukan meninggal, korban sering mengeluh sakit di bagian kepala belakang dan dada. sementara Korban tinggal seorang diri di rumah tersebut karena berstatus duda sedangkan anaknya tinggal bersama mantan istrinya di Kab.Bone,” tutur kasatreskrim

Lanjut, Pandu Arif, mengungkapkan, ” Menurut Hasil Visum et Refertum di TKP yang di lakukan oleh dr. Suryani dan tenaga medis dari Puskesmas Sarudu yang dilakukan di TKP tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan ” ungkapnya.

Tambahnya, ” Atas kejadian itu, pihak keluarga korban telah iklas menerima, namun menolak untuk di lakukan autopsi dan terhadap keluarga korban telah bertandatangan surat pernyataan tidak keberatan dan Jenazah Korban telah dimandikan dan dikafani di TKP dan rencananya akan dibawa ke rumah duka di Kab.Bone oleh keluarganya. Korban tidak pernah keluar dari wilayah Kab.Pasangkayu dan tidak pernah ada riwayat kontak dengan orang dari wilayah yang tinggi penyebaran Covid-19 dan bukan merupakan ODP, PDP, OTG ataupun pasien positif Covid-19″.Tuturnya.

Sumber : Polres Pasangkayu (Aipda Junaedi)

Jurnalis : M Jasman s pali