oleh

Di Duga Bagi-Bagi Sarung Paslon SALAM, 4 Orang Diciduk Warga, Bawaslu Pasangkayu Lakukan Proses

SULBARNEWS.COM | PASANGKAYU — Pemilihan kepala Daerah secara serentak 9 Desember 2020, tinggal menghitung hari, tidak heran jika semua tim calon kandidat Bupati Pasangkayu semakin gencar menjalankan stragi di lapangan untuk memenangkan masing-masing calonnya, namun semua tim calon kandidat Bupati seharusnya sudah tau rambu-rambu yang bisa di lakukan untuk memenangkan calonnya agar tidak melakukan pelanggaran pemilihan kepala daerah (pilkada).Namun hal tersebut, masih saja ada oknum yang di duga melanggar rambu-rambu pilkada Karena ada 4 orang oknum yang kedapatan membagi-bagikan Sarung kepada warga sekitar, tepatnya di desa Martasari, Kecamatan Pedongga, Kab. Pasangkayu, Prov. Sulawesi barat. (26/11/2020)Karena kedapatan bagi-bagi sarung, ke- 4 pria di amankan Warga setempat dan saat ini ke-4 orang tersebut sementara dalam proses Bawaslu Kabupaten Pasangkayu dengan membawa barang bukti (BB) sarung dan Famplet beserta kartu SALAMSyamsuddin,SH anggota Bawaslu kab. pasangkayu selaku divisi hukum dan penindakan saat di wawancarai oleh beberapa awak media membenarkan, bahwa adanya dua Orang lelaki yang di amankan warga Desa Martasari karena kedapatan membagikan Sarung dan kartu pengenal SALAM.

“Benar adanya 2 Orang yang di amankan warga dan untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, kami dari Bawaslu langsung kelokasi dan menjemput 2 Orang tersebut sementara 2 orang lainnya kami dapatkan diluar dan juga kami bawa ke Kantor Bawaslu Kecamatan,” ungkapnya.Ditanyai soal indikasi pelanggaran Pemilu dan proses yang akan di lakukan oleh Bawaslu Kab Pasangkayu, Syamsuddin mengatakan bahwa saat ini tidak dilakukan penahanan terhadap ke-4 Orang tersebut. Namun kami dari Bawaslu akan tetap tindak lanjuti dan di proses sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

” Berdasarkan informasi yang di dapatkan, di duga yang membagikan sarung sekitar ada 30 Orang, dan yang berhasil kami dapatkan dan jemput hanya 4 Orang. Dan kami juga amankan Barang bukti (BB) berupa Sarung serta kartu SALAM,” jelas Syamsuddin.

Sementara itu, salah satu pria yang membagikan Sarung berinisial A saat diwawancarai mengakui bahwa dirinya diamankan oleh warga sekitar saat membagikan sarung. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatannya ini merupakan giat sosialisasi terkait visi-misi kandidat SALAM yang menjadi salah satu peserta dalam pemilu kada di Kabupaten Pasangkayu.

“Ini merupakan kegiatan sosialisasi agar Masyarakat tahu apa yang menjadi Visi – Misi dari SALAM,” tutur pria Inisial A.

Sedangkan menurut Ardi Bawaslu pasangkayu, mengatakan, ” Oknum tersebut di duga orang dari luar daerah kab.pasangkayu dan barang bukti kami amankan sekarang ini 1 bungkus sarung beserta Famplet, namun merek sarungnya saya tidak tahu karena anggotaku yang turun ke lapangan TKP, tetapi kalau mau kita tanyakan persoalan ini kita tunggu dua hari akan datang, soalnya kami baru mau dalami motifnya,” ungkap Ardi lewat handphonenya kepada sulbarnews.com.(26/11/2020).

Ardi menambahkan, ” terkait apa yang mereka lakukan kami belum tau apakah mereka melakukan pelanggaran atau tidak melakukan pelanggaran karena kami harus melakukan proses dulu yang jelasnya sekarang ini kami sudah mulai melakukan proses itu tentang bagi-bagi sarung itu,” tutup Ardi.  Laporan : Tim