oleh

Memprihatinkan, Warga Dusun Turadu Tappalang Barat, Kehabisan Pasokan Logistik, Perlu Bantuan Dari BNPB Sulbar

SULBARNEWS.COM | MAMUJU — Pasca Bencana Gempa yang di landa Kab.Majene dan Kab.Mamuju Sulawesi barat, terjadi sejak hari Jum’at dini hari tepat pukul 01.28 menit Wit, 15 Januari 2021, telah memporak-porandakan bangunan-bangunan yang ada baik bangunan umum maupun bangunan pemerintah, di antaranya adalah kantor gubernur sulbar, hotel maleo, swalayan matahari, rumah sakit swasta mitra, RSUD Provinsi sulbar dan tidak sedikit rumah warga yang roboh hingga menimbulkan korban jiwa.

Hal tersebut, memicu warga masyarakat kab.mamuju meninggalkan rumah kediaman mereka untuk mencari tempat yang aman guna menyelamatkan diri pergi ke daratan yang tinggi untuk menghindari gempa susulan yang di perkirakan pihak BMKG Sulbar bahwa, kemungkinannya akan ada gempa susulan yang agak lebih kuat di banding sebelumnya dan berpotensi tsunami.

Berdasarkan Informasi tersebut, puluhan Kepala keluarga (KK) Warga turadu bergegas pergi meninggalkan rumah kediaman mereka menuju Kesalah satu tempat yang mereka anggap aman di daratan tinggi yang tidak Jauh dari rumah kediaman mereka yang di perkirakan sekitar kurang dari 1 km, sedangkan ketinggian daratan yang mereka tempati di perkirakan sekitar 500m dari bibir pantai dusun turadu, desa labuang Rano, kec.tappalang barat, kab.mamuju, prov.sulawesi barat.

Menurut warga dusun turadu, bahwa tempat mengungsi mereka di sana sangat aman dari terjangan tsunami yang di diami berkisar puluhan kepala keluarga (KK) terdiri dari kerabat mereka sendiri tanpa ada orang lain atau suku lain adalah warga dusun turadu, desa labuang Rano, kec.tappalang barat dan saat ini kondisi mereka sudah memprihatinkan, pasalnya, pasokan logistik mereka sudah menipis yakni, beras, Indomie, minyak kelapa, gula pasir dan lain-lain.

Selain itu warga dusun turadu, hanya tinggal di bawah tenda seadanya sedangkan warga tersebut mayoritas punya anak balita sehingga hal tersebut juga membutuhkan selimut, POPO anak-anak, susu SGM dan lain-lain dan sampai Hari ini 17 Januari 2021, pasca gempa Jum’at, 15 Januari 2021 belum juga ada bantuan ke sana.

Di konfirmasi seorang warga dusun Turadu pekerjaan IRT, JASMAWIAH mengungkapkan kepada media sulbarnews.com, ” saat ini kami puluhan kepala keluarga yang mengungsi di tempat ketinggian sekira 500m dari bibir pantai dan jarak dari rumah kami tempat mengungsi sekira kurang dari 1 km, dan kami di sini sangat butuh bantuan dari pihak BNPB Sulbar Maupun dari tim Relawan karena sampai hari ini kami belum ada dapat bantuan logistik sedangkan pasokan kami sudah habis yakni, beras dan lain-lain dan pengungsi disini mayoritas punya anak balita yang tentunya juga butuh pertolongan seperti, selimut, susu, popok dan lain-lain, olehnya itu kami berharap agar pihak BNPB dan tim relawan agar dapat memberikan pertolongan bantuan kepada kami disini” ungkapnya lewat handphone. (17/01/2021)    (Jas)