oleh

Safaruddin : Kita ini masih situasi pandemi, kita harus belajar dari kasus India, Harap Masyarakat Tetap Ikuti Protokol kesehatan

MAMUJU | sulbarnews.com — Sulawesi barat di kabarkan sampai hari ini belum aman dari kasus Corona (covid-19), Kabar buruk ini di laporkan bahwa kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Barat semakin bertambah, Minggu (2/5/2021)

“Hari ini kembali kami laporkan 21 warga Sulbar dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19,”kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM.

Dari 21 warga Sulbar yang dilaporkan terkonfirmasi hari ini, dari Mamasa 13 dan Mamuju Tengah 9 orang.

“Setelah bertambah 21 kasus hari ini, kini total kasus terkonfirmasi di Sulbar sejak Maret 2020 sebanyak 5.472 kasus,”jelas Safar.

Dari 5,472  kasus di Sulbar, masing-masing dari Mamasa 193, Polman 2,043, Majene 586, Mamuju 1.476, Mamuju Tengah 395 dan Pasangkayu 779 kasus.

Sementara pasien aktif atau yang masih dirawat sampai saat ini sebanyak 15 orang.

Ke-15 pasien yang masih dirawat, 2 Mamasa, 2 Polman, 7 Mamuju, 2 Mamuju Tengah,  dan 2 Majene.

Kemudian yang tercatat masih isolasi mandiri saat ini sebanyak 79 orang, kembali bertambah karena sebelumnya sisa 63 orang.

Dari 79 pasien yang isolasi mandiri, di Mamasa 32, Polman 11, Majene 2, Mamuju 15, Mamuju Tengah 10 dan Pasangkayu 9 orang.

Sementara itu, pasien yang telah dinyatakan sembuh sampan saat ini sebanyak 5,259 orang.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM.

Masing-masing dari Mamasa 154, Polman 1.965, Majene 563, Mamuju 1.442, Mamuju Tengah 372 dan Pasangkayu 763 orang.

“Hari ini 6 orang pasien dinyatakan sembuh, masing-masing dari Mamasa 1, Pasangkayu 3 dan Polman 2 orang,”jelasnya.

Adapun pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia sejak Maret 2020 sampai sekarang sudah 119 orang.

“Hari ini satu pasien dinyatakan meninggal dunia dari Mamuju Tengah,”jelasnya.

Dari 119 pasien yang meninggal dunia di Sulbar, 65 diantaranya dari Polman.

Sementara dari Kabupaten Majene 19 orang.

Kemudian dari Mamuju 12 orang, dari Mamasa 5 orang, Pasangkayu 7 orang dan Mamuju Tengah 11 orang.

Safaruddin mengimbau masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan, apalagi di bulan Ramadan ini ada peningkatan kasus terkonfirmasi.

“Kita ini masih situasi pandemi, kita harus belajar dari kasus India, jangan sampai Sulbar kembali ke zona merah padahal kita sudah zona hijau, makanya diharapkan semua masyarakat tetap menjalan protokol kesehatan, termasuk saat Salat Tarawih,”imbuhnya. (sulbarnews.com/**)