oleh

LSM LIRA Soroti SPBU Ako, Terkait Pengisian BBM di Jerigen

PASANGKAYU — Diduga sering melayani pengisian jerigen larut malam, LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Sulawesi Barat menyoroti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ako di Pasangkayu.

Padahal, menurut Gubernur LIRA Sulbar Masnur Mas, banyak pengguna kendaraan yang mengeluh akibat kelangkaan BBM di wilayah itu. Hal ini ia sampaikan ke media, Minggu, 21 November 2021.

“Saya menduga ada unsur sengaja terhadap kelangkaan BBM yang dilakukan pihak SPBU saat malam hari. Pasalnya, pengisian jerigen harganya yang lebih tinggi dibandingkan harga pada umumnya” kata Masnur.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan pengguna jenis BBM tertentu, tidak terkecuali larangan bagi SPBU tidak boleh melayani konsumen dengan menggunakan jerigen dan menggunakan mobil yang sudah dimodifikasi serta menjual ke pabrik-pabrik home industry atau rumahan dan industri untuk mobil-mobil galian C.

Larangan pembelian menggunakan jerigen juga termaktub dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2012. Peraturan itu menerangkan secara detail tentang konsumen pengguna SPBU tidak diperbolehkan melayani jerigen.

Pada Jumat, 19 November 2021 tepat pada pukul 21.57 WITA, SPBU Ako tertangkap kamera melakukan pengisian puluhan jerigen di atas mobil pick up.

Sebelumnya, SPBU ini juga sering terpantau melakukan hal yang sama dilakukan pada saat waktu larut malam, Itu diduga akibat kurangnya pengawasan pihak-pihak terkait.

Mengenai hal ini, Herman Yunus melalui pesan singkatnya, 20 Nobember 2021, mengatakan akan segera memanggil pihak SPBU Ako untuk dilakukan hearing (dengar pendapat).

“Insya Allah akan diagendakan dipanggil SPBU nakal,” pesan singkat Herman, anggota Komisi II DPRD Pasangkayu.(**)