oleh

Camat Sarudu,Hasan,S.Pd.Sesalkan Bendahara Desa Doda,Gunakan Dana Desa Tidak Transparan

PASANGKAYU,SULBARNews.com,- Camat Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Hasan, sesalkan cara bendahara Desa Doda, yang dianggap bekerja tanpa adanya koordinasi.

Dia mengaku, bendahara gunakan Dana Desa (DDesa) tanpa diketahui apa saja yang dikerjakan.

Disampaikan Hasan, bahwa dirinya merasa tidak dihargai oleh bendahara, karena setiap pengaadan barang baik itu berupa meja untuk kebutuhan kantor tidak pernah memperlihatkan laporan belanjanya.

“Laporan belanja apapun itu tidak diperlihatkan kepada saya, baik itu nota pembelian meja kantor,” keluhnya, Rabu (7/8/2019).

Dia juga menjelaskan, selama menjabat Plt Desa Doda, dirinya sudah sering kali mengingatkan bendahara agar penggunaan DD transparan dan meminta hasil kegiatannya.

Namun sampai saat ini belum pernah ada laporan tentang belanja kegiatan, bahkan tidak dapat dihubungi melalui via telepon.

“Bendahara belum pernah menyerahkan hasil kegiatannya. Terakhir saya dengar dia (bendahara) sedang sakit dan berada di luar Kabupaten, itupun tidak ada informasi kepada saya selaku pejabat Desa Doda,” ungkapnya.

Hasan juga mengakui, bahwa Rancangan Anggaran Belanja (RAB) tidak pernah melihatnya dari semua kegiatan fisik dan program lainnya melalui DD.

“Tentu ini sangatlah janggal, sebagai Kepala wilayah di Kecamatan Sarudu tentu menjadi pengawas dari ke lima Desa seperti Sarudu, Patika, Kumasari, Bulumario dan juga Doda,” terangnya.

Sampai berita ini diturunkan, bendahara Desa Doda belum bisa dikonfirmasi terkait kegiatannya yang menggunakan DD.

Saat ingin ditemui, salah seorang pemuda yang sedang berada di kediaman bendahara Desa Doda mengaku, bahwa sedang berada di Kabupaten Majene untuk berobat.

Penulis: Roy Mustari/(SBN.M Jasman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed