oleh

Polsek Baras Bersama Polres Matra,Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Di Saksikan JPU Kejari Pasangkayu

PASANGKAYU,SulbarNews.com,- Tepatnya,Di Mapolsek Baras, (20/08-2019) sejumlah personil anggota kepolisian polisi sektor (Polsek)Baras bersama beberapa orang personil dari anggota kepolisian polisi resort(polres) Mamuju Utara,yang di saksikan oleh jaksa penuntut umum (JPU) dari kejari negeri, kab.pasangkayu, guna melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang belum lama ini terjadi oleh tersangka,berinisial (TA) warga Desa kulu, kec.lariang, kab.pasangkayu, prov.sulbar.

Dalam adegan rekonstruksi, tersangka pelaku,di hadirkan.Di Duga pelaku berinisial (TA),umur 22 tahun,yang berdomisili di dusun Bulutao Desa kulu,Kec.lariang, Kab.Pasangkayu, telah melakukan penikaman hingga menghilangkan nyawa terhadap seorang lelaki paruh baya,warga yang berdomisili di desa lilimori, kec.bulutaba,  kab.pasangkayu.korban bernama Juprianto alias Mayor (sapaannya) oleh masyarakat desa lilimori.

Menurut keterangan Tersangka, bahwa dirinya tidak terima karena di tuduh melakukan pencurian buah kelapa sawit milik korban sehingga ia nekat melakukan penikaman di dalam areal kebun sawit milik korban hingga tewas.

Rekontruksitersebut memperagakan sebanyak 19 adegan, yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Baras, Akp,Rigan Hadi Nagara,S.Ik. beserta 2 orang JPU Kejari Pasangkayu,kasi Pidum, Junaedi SH. bersama beberapa orang Personil Reskrim dan Sabhara Polsek Baras.

“Adegan Rekontruksi yang diperagakan oleh tersangka Taslim Als (TA) sebanyak 19 adegan.“Diantara peragaan tersebut, terdapat kesimpulan bahwa tersangka sebagai eksekutor yang menghabisi nyawa korban.”ungkap Kapolsek baras

Kapolsek menerangkan ” bahwa tersangka menusuk perut korban dengan menggunakan keris pada sebelah bagian kanan ” Ungkapnya,

Setelah melakukan Adegan Rekonstruksi, maka penyidik tambah yakin dan menyangka pelaku sebagai tersangka dengan menggunakan pasal 338 Jo Pasal 2 ayat (1) Undang Undang Darurat No.12 Tahun 1951 Jo Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara Untuk selanjutnya, tutur Kapolsek Baras lagi, Kepolisian Polsek Baras akan melengkapi berkas perkara, untuk diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pasangkayu.

ditempat yang sama Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Pasangkayu Junaedi SH menyampaikan bahwa untuk sementara JPU menerima BAP kasar, belum sepenuhnya diterima.

“Tapi kalau hasil dari rekontruksi itu sudah sesuai dengan BAP yang kita terima, berkas belum ada baru SPDP setelah rekon ini, insya allah dalam beberapa hari ini. Setelah rekon ini mereka dari Polsek Baras akan melengkapi berkas sehingga bisa P21 dalam waktu yang tidak terlalu lama.kata Kasi Pidum Junaedi SH.

Disampaikan Junaedi SH lagi, untuk jaksa penuntut umum, kejaksaan Negeri Pasangkayu sudah menyiapkan 2 orang JPU untuk melakukan pemeriksaan terhadap Berkas.Tutupnya. (rls/Jasman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed