oleh

Hebooh,Sudah 3 Hari Seorang IRT(60)Warga Desa Lilimori Hilang Di Kebun

Pasangkayu,sulbarnews.com- Warga  Desa Lilimori di hebohkan karena peristiwa hilangnya seorang ibu rumah tangga telah mempunyai 7 orang anak atas nama nona mearagah umur 60 tahun,suku NTT, warga dusun biai, desa Lilimori, kec.bulutaba, kab.pasangkayu, Prov.Sulawesi barat.

Atas kejadian tersebut, Sejumlah warga Desa Lilimori, bersama ketua BPD Lilimori Drs.Ihsan Patta, Bhabinkamtibmas Desa Lilimori Palasahwan,SH, Anggota Polsek Baras Nababan dan Babinsa Desa Lilimori serta ikut pula beberapa orang tokoh masyarakat desa lilimori bergerak secara beramai-ramai menuju perbukitan di tempat kejadian perkara (TKP) di mana kebun korban tersebut berada.

Informasi ini berawal dari kepala sekolah SDN 008 Lilimori I Gusti Kade Suartana,S.Pd dan selanjutnya, ketua BPD desa Lilimori Ihsan Patta,yang mana telah bergerak menuju TKP (21/09-2019) Lewat handphone mengungkapkan ” kami sementara ini dalam perjalanan dengan berjalan kaki menempuh waktu sekitar 3 jam lebih menuju perbukitan di mana tempat kebun korban berada yaitu mencari korban yang telah hilang di kebun miliknya dalam area blok C dusun botteng,bukit buluhera sebelah Utara desa bukit harapan,korban bernama nona mearagah warga dusun biai, korban hilang sejak hari Kamis,18/09-2019 dan hari ini ketiga harinya korban masih sementara dalam pencarian, sesampainya kami di TKP, kami istirahat sebentar sambil nyusun strategi dan kami akan berpencar guna mencari sikorban dengan motif kejadian bahwa, saat itu Eus Sabius Noe, suami korban mengembalikan tangki semprot kerumahnya sementara istrinya masih berada di dalam kebun coklat miliknya karena masih mengambil daun sirih, namun sekembalinya suami(Eus Sabius Noe)korban ke tempatnya semula di pondokan kebun tersebut, suaminya tidak melihat lagi keberadaan istrinya hanya yang ada parang dengan keranjang di tempatnya mengambil daun sirih” tutur Ihsan

Pihak keluarga korban Osias,via wattshapp, ” berharap agar kiranya tanteku tersebut pihak yang berwajib bersama warga desa lilimori dapat berusaha untuk menemukannya dengan ciri-ciri terakhir pakai baju warna abu-abu celana pendek berwarna merah”

Setelah terbitnya berita ini, sementara menunggu perkembangan berita selanjutnya.

Penulis/pimpinan redaksi
Sulbarnews.com : Jasman s pali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed