Kadis P3AP2KB, Arhamuddin,SE,M.A.P : Benahi Intern Dinas,Bulan Februari Akan Turun Lapangan Guna Mengevaluasi Kinerja Para Pegawai Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (KB)

Sulbarnews.com,Pasangkayu- kepala Dinas perlindungan perempuan, dan Pengendalian Anak serta Penduduk Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pasangkayu, Prov.sulawesi Barat. Arhamuddin, Di ruang kerjanya,(15/02-2020) kantor dinas P3AP2KB, jalan.Ir.Soekarno, pasangkayu, mengutarakan bahwa, pegawai yang ada di dalam kantornya berjumlah Tiga puluh orang dan pegawai penyuluh lapangan sekitar tiga puluh orang lebih dengan jumlah enam puluh orang lebih pegawai di bawah naungan Dinas P3AP2KB

Menurut Arham, dirinya belum ada satu bulan setelah di Lantik oleh bupati pasangkayu, dari sekretaris Bappeda Kab. Pasangkayu, kemudian Di Lantik menjadi Kepala Dinas P3AP2KB Kab.Pasangkayu, hal tersebut adalah suatu kepercayaan yang di amanahkan dari pemerintah yang harus di jalankan dengan baik dengan penuh rasa tanggungjawab, sehingga program pertama kali yang dia lakukan adalah pembenahan Kantornya dan intern dinasnya selanjutnya pada bulan februari mendatang akan turun  kelapangan guna membina dan mengevaluasi para pegawai penyuluh lapangan KB

" Tupoksi P3AP2KB di antaranya, Bagaimana menekan membludaknya angka lahir Penduduk dan bagaimana memastikan anak Mamuju Utara ini mereka terlayani berdasarkan haknya, begitupun terhadap perempuan, harus di berdayakan sehingga bagaimana tidak terjadi kekerasan dalam rumah tangga(KDRT) " Tutur Arham

Lanjut Arham, menuturkan, "Bahwa salasatu cara untuk menekan lajunya angka kelahiran adalah memberikan pemahaman-pemahaman terhadap masyarakat dan memberikan secara gratis alat kontrasepsi yakni, dengan cara membagikan kondom dan mengadakan suntik KB terhadap perempuan maupun Terhadap Laki-laki,bagi yang mau karena kami dalam dinas ini punya misi  jelas, di dalamnya ada delapan indikator yang harus kami jalankan, di antaranya, bagaimana keluarga kecil bisa sejahtera,yakni,dari sisi kesehatan, ekonomi, moralitas dan hal ini bagaimana masyarakat memahami tentang pentingnya memikirkan generasinya lewat ekonominya dan lewat pendidikannya " terang, Kadis tersebut

Arhamuddin,SE,M.A.P, Menambahkan, " Ternyata Di bawah, Banyak para Pegawai penyuluh Lapangan keluarga Berencana (KB) cuma selama ini tidak jelas kerjanya karena tidak di evaluasi dan ini nanti, pokoknya dalam satu bulan minimal empat kali saya turun evaluasi " tutur kadis yang baru di Lantik ini.     (M Jasman)

Kab.Pasangkayu, Siap Jadi Penyanggah Ibu Kota Baru, Ir.H.Agus Ambo Djiwa, Serahkan Masterplan Pelabuhan Strategis Nasional Ke Sekretaris kabinet

sulbarnews.com, Jakarta - Kabupaten Pasangkayu siap menjadi daerah penyanggah ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. Salah satu hal yang strategis adalah penyiapan pelabuhan laut berskala besar.

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa mengaku sanggup untuk mempersiapkan pelabuhan tersebut karena di daerahnya terdapat lokasi yang potensial yaitu di Tikke yang memiliki areal seluas 1.000 hingga 3.000 hektare.

Hari Kamis (9/1/2020), Bupati Agus menemui Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kantor Seskab di Jakarta untuk menyerahkan dokumen naskah masterplan Pelabuhan Strategis Nasional.

"Ini sesuai arahan Bapak Presiden untuk dikomunikasikan dengan Pak Sekretaris Kabinet. Makanya, hari ini saya datang untuk menyerahkan dokumen naskah masterplan Pelabuhan Strategis Nasional ke Pak Pramono Anung," ungkap Agus, Kamis (9/1).

Agus berharap agar dokumen tersebut bisa dibahas lebih lanjut oleh pemerintah pusat sehingga pembangunan pelabuhan yang di maksud bisa terealisasi secepatnya.

"Saya juga berharap kepada seluruh masyarakat Sulawesi barat agar berdoa dan mendukung pembangunan pelabuhan ini agar bisa terealisasi sehingga Sulawesi Barat bisa menjadi kawasan strategis," kata Ketua DPD PDIP Sulbar ini. (**)

Kadis Kominfo Pers, Undang Wartawan Bertatap Muka

pasangkayu,sulbarnews.com - Bertempat di ruang pertemuan kantor Dinas Komunikasi dan Informasi, persandian dan statistik (Kominfo Pers) Kab.Pasangkayu, Sulawesi barat, jum'at, 3 Januari 2020. Sebagai Kadis baru Dinas Kominfo Pers kab.pasangkayu, Suri Fitriah,S.Sos,M.Si. mengundang kepada seluruh wartawan yang berdomosili di daerah Kab.Pasangkayu, baik wartawan media online maupun wartawan media cetak dalam rangka tatap muka sekaligus berdialog tentang peranan pers sebagai mitra kerja pemerintah untuk membangun daerah kab.pasangkayu. Dalam pertemuan tatap muka di hadapan para wartawan yang sempat hadir, Suri Fitriah, merasa bahwa dirinya sudah tidak asing lagi di mata para wartawan yang berdomisili di daerah kab.pasangkayu karena sebelumnya Ibu Suri adalah Kabag Humas di ruang lingkup pemerintah daerah kab.pasangkayu, yang tentunya pihak wartawan sudah biasa berkomunikasi dengan dirinya. " Saya rasa tidak perlu lagi saya memperkenalkan diri, karena menurut saya, saya tidak asing lagi bagi teman- teman wartawan yang ada disini " ucap Ibu Suri penuh canda dan tawanya. Ibu Suri Juga menyampaikan, " bahwa kiranya kepada teman - teman wartawan sebagai mitra kerja pemerintah agar setiap penulisan berita dapat berimbang supaya semua pembaca dimanapun berada dapat mengetahui tentang potensi dan sumber daya alam Yang ada di daerah kita ini, kab.pasangkayu " tutur kadis tersebut. Dalam rapat pertemuan tatap muka di maksud, beberapa teman-teman wartawan memberikan saran maupun pendapat perihal bentuk kemitraan tersebut, yakni di antaranya adalah pemerintah tidak boleh mengintervensi pemberitaan para wartawan dalam hal kontrol sosial dan selain itu menyangkut anggaran media yang ada di kantor kominfo sebaiknya yang di dahulukan adalah para wartawan-wartawan yang berdomisili di dalam daerah kab.pasangkayu. Penulis : M Jasman

PASANGKAYU,sulbarnews.com - Kepala Desa Bulubonggu, Kec.Dapurang, Kab.Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, Arwin Rusdi, Telah melantik Tujuh Orang Kepala Dusun (Kadus), bertempat di aula kantor Desa Bulubonggu, Senin, (23/12/2019). Hadir dalam pelantikan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, stap  desa bulubonggu, dan sekdes bulubonggu, serta hadir pula para tokoh masyarakat bersama ibu-ibu  PKK desa bulubonggu.

Kadus yang dilantik yakni, Kadus duribohe baru Daud, Kadus duri bohe Abd.Azis, Kadus Sendana Herman, Kadus tarareko Dauleng, Kadus bulubonggu Raya Sampe Lobo, Kadus Tobajo Aldi, Kadus Antai Efendi.

Arwin Rusdi Kades Bulubonggu berpesan kepada tujuh orang  kades yang baru dilantik, agar dapat bekerja guna Mendorong inovasi desa untuk pembangunan desa demi kesejahteraan masyarakat desa bulubonggu agar dapat mendata setiap penduduk pada masing-masing wilayah dusunnya dan kepala dusun  agar dapat menyampaikan tentang tertib taat bayar pajak warganya  “ kami berharap kiranya kepala dusun yang baru di Lantik agar dapat bekerja membantu pemerintah desa untuk mendorong inovasi desa dan menghubungi setiap warganya untuk tertib taat bayar pajak setiap tahun " harapan kades bulubonggu

Penulis : Arfan sinnang Pimpred/Editor : jasman

Bupati Pasangkayu, Telah Melantik Lima Orang Kades PAW

PASANGKAYU,sulbarnews.com - Bupati Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa, melantik lima Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW), bertempat di aula kantor bupati, Rabu (20/11/2019). Hadir dalam pelantikan, Wakil Bupati Pasangkayu, unsur pimpinan forkopimda, sejumlah kepala OPD, serta ratusan masyarakat.

Kades yang dilantik yakni, Kades Pangiang Rizal, Kades Doda Irfan, Kades Bulubonggu Arwin Rusdi, Kades Sipakainga, Hasbudi dan Kades Karya Bersama, Nuryadin.

Bupati Agus berpesan kepada lima kades yang baru dilantik, agar melanjutkan pembangunan di desanya sebaik mungkin. Mendorong percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyrakat desa. “Hidupkan BUMDes, maksimalkan pemberdayaan. Agar semua masyarakat bisa berpartisipasi dalam pembangunan,” imbuhnya.

Tak lupa ia mengingatkan tentang sinkronisasi pembangunan nasional dan daerah. Kades dalam merumuskan program harus berdasarkan visi Presiden Jokowi yakni Indonesia Maju dengan lima program prioritasnya di antaranya pembangunan SDM dan pembangunan infrastruktur.

Bupati Agus menjelaskan perumusan program kerja harus berdasarkan preoritas, dengan melibatkan semua elemen masyarakat desa. Sehingga penggunaan anggaran desa yang cukup besar itu, bisa tepat sasaran dan hasilnya benar-benar dapat dinikmati masyarakat desa.

“Visi pembangunan Presiden Jokowi tetap pada membangun Indonesia dari pinggiran. Artinya apa, pembangunan di desa dan nasional harus tetap sejalan. Kades harus membangun sinergitas baik dengan semua komponen desa. Terutama dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” pungkasnya.

(Jasman)

Sebanyak 284 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator Dan Pengawas Telah Di Lantik Oleh Bupati Pasangkayu

Pasangkayu, sulbarnews.com Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, lakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas lingkup Pemkab Pasangkayu yang dihadiri sekitar 300 orang tamu undangan berlangsung di ruang paripurna DPRD Pasangkayu Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (23/12/2019).

Hadir di giat tersebut, Ketua DPRD Pasangkayu Alwiaty, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Inf Kadir Tangdiesak, Sekda Kabupaten Pasangkayu Firman, serta 284 pejabat eselon II, III, IV yang dilantik.

Dalam sambutan Bupati Agus Ambo Djiwa mengatakan, tidak mungkin kita bisa memuaskan dan menyenangkan semua orang dan apa yang kita lakukan hanya berdasarkan format dan mekanisme yang ada.

“Bupati dalam hal ini adalah pembina aparatur sipil negara (ASN) bukan penanggungjawab ASN, karena saya selalu mengacu pada mekanisme dan aturan. Posisi dan kondisi apapun yang kita tempati itu merupakan amanah dan menjadi garis tangan kita,” kata Agus, Bupati dua perode ini.

Menurutnya, sirinya sulit untuk memuaskan dan mengkondisikan semuanya, dan hal tersebut perlu dipahami oleh bapak dan ibu semuanya.

“Hidup ini dijalani saja, pada posisi dimanapun kita ditempatkan sama saja, semua menerima gaji dan menerima tunjangan walaupun ada pihak yang promosi, ada yang tidak promosi, serta ada yang digeser. Apabila semua orang ingin promosi, maka jabatan yang tersedia tidak cukup,” tutur Agus yang juga Ketua DPD PDIP Sulbar ini.

Ia menyampaikan, dimanapun posisi kita, maka tugas kita adalah melayani rakyat, tugas kita adalah bagaimana kita bekerja dengan baik, taat kepada aturan, dan loyalitas kepada pimpinan.

“Semoga dengan pengisian jabatan ini kita bisa bekerja dengan maksimal dengan adanya mekanisme aturan yang ketat ini diiringi dengan pengawasan oleh KPK. Saat ini juga ada tim cyber pungli (pungutan liar). Saya mengingatkan agar berhati-hati dengan tim cyber pungli, kita saat ini diawasi oleh mereka,” pesan Agus.

Adapun 9 pejabat eselon II yang dilantik, Imran Makmur sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas (Sekdis) Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas (Kadis) Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Anhar sebelumnya menjabat Sekdis Pemberdayaan Masyarakat Desa menjadi Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah. Samhari sebelumnya menjabat Sekdis Kesehatan menjadi Kadis Kesehatan. Arhamuddin sebelumnya menjabat Sekdis Bappeda menjadi Kadis Pengendalian Penduduk, KB, dan Perlindungan Anak. Yunus Alsam sebelumnya menjabat Fungsional Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pasangkayu menjadi Kadis Perhubungan Pasangkayu. Suri Fitriah sebelumnya menjabat Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Pasangkayu menjadi Kadis Kominfo, Persandian, dan Statistik. Muh Zain Mahmoed sebelumnya menjabat Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD menjadi Sekretaris DPRD Pasangkayu. Suhardi sebelumnya menjabat Sekretaris Kesbangpol menjadi Staf Ahli bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan. Asdinop sebelumnya menjabat fungsional umum pada Setda Kabupaten Pasangkayu menjadi Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Aparatur.

(  Jasman )

Muslihat Kamaluddin,Reses Perdana ” Tudang Sipulung ” (Duduk Bersama)

Pasangkayu,sulbarnews,com|Pada Dasarnya,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) adalah tempat menyalurkan Aspirasi Rakyat sehingga dengan demikian DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin,S.Sos MAP, melaksanakan Reses perseorangan pada Senin malam (9/12/2019) Muslihat Kamuluddin atau yang lebih familiar dikenal dengan nama sebutan Ibu Icha ini, memang dikenal sebagai politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang merakyat dan selalu muncul dengan terobosan baru. Hal tersebut, kembali ditunjukan pada saat pelaksanaan Reses Masa Sidang 1 DPRD Kabupaten Pasangkayu kali ini. Ia hadir dengan konsep “Tudang Sipulung” (Duduk Bersama) yang dilaksanakan di ruang terbuka, yakni di halaman Anjungan Vovasanggayu, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Pasangkayu Berdasarkan pantauan di lapangan, acara reses itu dihadiri hampir semua keterwakilan eleman masyarakat. Diantaranya adalah Komunitas Penyapu Jalan, pemilik warung kaki lima, Asosiasi Seluler, Komunitas Motor RX King, Pedagang Online, Pemuda Remaja Masjid Kampung Tengah, Pemuda Gereja dan masyarakat umum lainnya. Selain di hadiri sejumlah komunitas. Reses Perdana Anggota DPRD Pasangkayu dari Dapil Pasangkayu, Pedongga, Tikke Raya (Papeti) ini, juga di hadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasangkayu, Drs JamaL, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, ZuLfikar MSi, perwakilan Dinas Nakertrans, Camat Pasangkayu Hasbi SSos, serta perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan dan penyuluh pertanian. Sejumlah masyarakat peserta reses terlihat langsung menjalin interaksi dan menyampaikan curhat serta memberi sumbangsi saran secara langsung ke anggota DPRD. salahsatunya penuturan dari pemilik warung Barokah Usaha Bakso Hj.Barokah di samping Lapangan Merdeka Pasangkayu, mengapresiasi Bahwa kegiatan tersebut baru kali ini ada wakil Rakyat punya gagasan seperti ini Tudang sipulung yang di gagas oleh wakil Rakyat tak lain adalah Muslihat Kamaluddin. “Seumur-umur baru kali ini, ada DPRD yang melaksanakan kegiatan reses yang hampir semua mewakili elemen masyarakat, kami merasa tidak ada sekat dengan wakil kami sehinggah bisa berkeluh kesah dan curhat langsung,” tutur Hj.Barokah Senada yang di sampaikan oleh Pdt. Zet Nuppu, juga hadir mewakili Pemuda Nasrani, yang mengaku terkesan dan sangat antusias mengikuti diskusi langsung dengan anggota DPRD Pasangkayu tersebut. “Saya melihat ada terobosan baru ditunjukan oleh ibu Icha. Kita berharap kegiatan reses seperti ini bisa dicontoh oleh anggota dewan lainnya, dengan duduk bersama di alam terbuka. Ini terkesan lebih merakyat sehingga kami masyarakat merasa tidak canggung,” ungkap pak,pendeta. Di tempat yang sama,perwakilan Kepala BPJS Kabupaten Pasangkayu, Endi juga hadir dalam Reses yang di maksud, karena berhubungan dengan informasi kenaikan tarif BPJS sehingga banyak masyarakat mengeluh dan bertanya-tanya bagaimana pelayanan BPJS setelah adanya kenaikan tarif. Selain itu dalam reses perdananya yang bertema " Tudang Sipulung " oleh Ibu Icha Sapaan Beliau dalam kesehariannya sebagai Anggota DPRD Kab.Pasangkayu,dari Partai Fraksi PAN ini di hadiri pula Beberapa Organisasi perangkat Daerah (OPD) di ruang terbuka dan hal tersebut sangat ternilai di mata masyarakat luas dengan baik, pasalnya, dengan adanya pertemuan yang di kemas secara sederhana ini, dinilai benar-benar menyentuh masyarakat sehingga masyarakat yang hadir tanpa terasa tanpa ada sekat antara pemerintah dengan masyarakat dan kehidaran masyarakat dalam acara yang di maksud tanpa harus mengenakan pakaian resmi terlebih dahulu. ( Egy / Jasman )

H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, Melepas Keberangkatan Tim Sepak Bola Matra Menuju Stadion Gelora Bumi Jepara (Jawa tengah)

Pasangkayu,sulbarnews.com |Dalam Rangka Menuju Pertandingan Sepak Bola Liga 3 Putaran Nasional di Stadion Gelora Bumi Jepara, Ketua PSSI Kab.Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, tepatnya, di rumah kediamannya di Pasangkayu, untuk melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Matra Kab.Pasangkayu Menuju Jepara, Provinsi Jawa Tengah dalam Rangka pertandingan Lanjutan Liga 3 Putaran Nasional. Pada kesempatan itu Ketua PSSI Kab.Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa  menekankan jika tim tersebut bukan perwakilan sekelompok organisasi namun merupakan wakil dari seluruh masyarakat Kab.Pasangkayu.. Untuk itu, ia pun berharap tim yang di Manajeri oleh Budiyansa,ST dan yang di latih oleh Kamaluddin agar dapat berjuang semaksimal mungkin agar dapat meraih hasil yang terbaik dalam pertandingan wilayah Grup E tepatnya yang akan berhelat di Stadion Gelora bumi Jepara  berada di provinsi Jawa Tengah pada tanggal 12-16 Desember 2019. " Di harapkan para atlet dan pelatih tidak terlalu memikirkan hasil akhir, namun berjuanglah dengan semaksimal mungkin dan saya pesan kepada manajer bersama pelatih terlebih kepada atlet supaya dapat menjaga kondisi masing-masing yang dapat mengganggu konsentrasi atlet baik sebelum bertanding maupun sedang menghadapi lawan tanding pada saat bermain " ujar Yaumil Ambo Djiwa di kediamannya. Di tempat terpisah,di rumah kediamannya, ketua tim manajer PS Matra Budiyansa,ST. Menuturkan, " Insha Allah. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk bertanding sebaik-baiknya agar tim kesebelasan PS Matra mendapatkan juara dengan kesan yang terbaik," tutur Budiyansa,ST (***)

Agus Ambo Djiwa : Inilah Keberkahan Bagi Daerah Kita Dengan Adanya Pak Syahrul Menjadi Mentan

sulbarnews.com, Pasangkayu - Kabupaten Pasangkayu mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI berupa bantuan pembuatan kandang untuk ternak sebanyak 1.473 RTM atau 73.650 ekor.

Bantuan ini diserahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan kerja perdana di Sulbar, Sabtu (7/12/2019).

Kegiatan tatap muka mentan dengan para pejabat dan stakeholder di Sulbar berlangsung di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Dengan adanya bantuan ini, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa yang hadir di lokasi acara, mengemukakan apresiasi dan terima kasih kepada mentan.

"Bantuan ini sangat berarti bagi daerah kami. Inilah keberkahan bagi daerah kita dengan adanya Pak Syahrul menjadi mentan. Saya yakin Pak Mentan sangat serius membantu daerah kita," kata Agus.

Di acara ini juga Agus bersama para bupati lainnya melakukan penandatanganan program kerja sama antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten se-Sulbar.

Selain Pasangkayu, lima kabupaten lainnya juga mendapat bantuan serupa. Yakni Mamuju sebanyak 4.432 RTM atau 221.600, Mamuju Tengah sebanyak 1.200 RTM atau 60. 000 ekor, Majene sebanyak 2.851 RTM atau 142.550 ekor, dan Polman sebanyak 6.062 RTM  atau 303.100 ekor.

Kegiatan tatap muka dengan mentan diakhiri dengan penandatanganan program kerja sama antara Pemerintah Pusat dengan Pemprov Sulbar dan Pemkab Se-Sulbar. Kemudian dilanjutkan, penanaman jagung oleh Mentan RI, Wakil Gubernur Sulbar, Ketua DPRD Sulbar, DPD RI, dan Bupati Mamuju.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir pada acara ini, di antaranya Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar, Sekprov Sulbar Muhammad Idris, Gubernur Sulbar periode 2006-2016 Anwar Adnan Saleh, para bupati se-Sulbar, unsur forkopimda, pimpinan instansi vertikal, dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar.

Sedangkan Mentan Syahrul didampingi oleh sejumlah pejabat kementan, seperti Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suwandi, Dirjen Perkebunan Kementan RI Kasdi Subagyono, Kepala Badan Libangtan Kementan RI Fadjry Djufry, Kepala Badan Karantina Kementan RI Ali Jamil, Staf Khusus Kementan RI M. Hatta, Staf Khusus Kementan RI Imam, Staf Ahli Mentan RI Bidang Inovasi dan Teknologi Bambang, dan sejumlah staf di kementan. (***)

Pemerintah Daerah Kab.Pasangkayu, Laksanakan Rapat Sosialisasi Pengimplementasian Pajak Daerah Sistem Online

Pasangkayu,sulbarnews.com | Pelaksanaan Rapat Sosialisasi Pajak Daerah Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, (5 Desember 2019) tepatnya, diruang Pola Kantor Bupati, Lantai III, di buka oleh Bapak Bupati H.Agus Ambo Djiwa, guna mensosialisasikan sistem pajak online oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kab.Pasangkayu. Rapat tersebut, Selain dihadiri oleh bupati Pasangkayu juga dihadiri Oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin S.Sos, MAP, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Yakni Di antaranya adalah, Kepala Dinas PUPR Budiyansa,ST, Kepala Badan Bapenda Badaruddin, Kadis Koperindag Arpan Lasibe, Kadis Kesehatan Bersama Beberapa OPD Lainnya. Hal Tersebut, agar pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih baik lagi, maka ada target yang harus di lakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Dalam Rapat Sosialisasi yang di maksud, turut pula Hadir sejumlah para tamu undangan dari pelaku jenis usaha pengelola warung makan/rumah makan, Hotel/ Penginapan yang di anggap menjadi objek pungutan Pajak Daerah Pada kesempatan itu, Dalam Rapat Sosialisasi, Agus Ambo Djiwa menekankan agar para OPD terkait yang diberi target agar bisa bekerja semaksimal mungkin untuk memberi dampak peningkatan PAD di daerah ini. "Di tahun 2019 PAD kita hanya berkisaran di angka 33 milyar, kita berharap di tahun mendatang bisa ditingkatkan," harapnya. Di Acara yang sama, Muslihat menyambut baik kegiatan sosialisasi pajak daerah ini, dalam rangka optimalisasi PAD di bumi vovasanggayu. Secara jelas, Muslihat menerangkan untuk mengoptimalkan PAD di daerah ini, harus ada terobosan yang dilakukan oleh para OPD penghasil PAD. Misalnya, kata Muslihat OPD yang diberi target mampu melakukan kajian terhadap potensi-potensi lainnya yang dianggap menghasilkan PAD. "Jadi harus ada terobosan lewat kajian potensi yang dianggap itu bisa menghasilkan PAD," jelasnya. Menurutnya jika kajian-kajian potensi itu mampu direalisasikan oleh pihak OPD terkait, maka kedepannya PAD di Kabupaten Pasangkayu, tidak lagi hanya mengandalkan dari PBB, galian C, IMB dan pajak restribusi dari pemilik hotel rumah makan dll. "Kajian potensi ini dapat dilakukan sebelum bupati mendatangkan tenaga ahli dalam rangka menggenjot PAD kita," jelas DPRD fraksi PAN itu. Dihadapan bupati dan beberapa pimpinan OPD, Muslihat banyak berharap agar seluruh undangan yang hadir di sosialisasi pajak daerah ini, bisa berpartisipasi meningkatkan PAD dengan cara taat membayar pajak. "Karena dengan taat membayar pajak roda dua maupun roda empat, ini juga cukup besar dari segi bagi-bagi hasilnya ke daerah," ucapnya. Diakhir sambutannya, Muslihat menginformasikan bahwa untuk skala nasional Provinsi Sulawesi Barat berada di peringkat ke-33 dari segi PAD. "Dari 34 Provinsi di Indonesia di bawah kita ada Maluku dan satu level diatas kita Provinsi Gorontalo. Kedepan kita berharap bisa berkontribusi untuk menaikkan levelnya," imbuhnya. Ditambahkan, dengan adanya sosialisasi tersebut kedepannya DPRD khususnya dari komisi II selaku mitra bisa terus melakukan Focus Grup Discussiin (FGD) sehingga bisa bersama para OPD penghasil.PAD mendiskusikannhal-hal yang dapat mendorong peningkatan PAD. "Kami di DPRD berharap kepada pemerintah agar lebih memaksimalkan support anggaran ke OPD penghasiL PAD sehingga capaian hasil PAD bisa berbanding lurus dengan ketersediaan anggaran di OPD masing-masing," demikian harapan mantan Anggota Komisioner KPU itu. ( Egy/jasman)