Kadis P3AP2KB, Arhamuddin,SE,M.A.P : Benahi Intern Dinas,Bulan Februari Akan Turun Lapangan Guna Mengevaluasi Kinerja Para Pegawai Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (KB)

Sulbarnews.com,Pasangkayu- kepala Dinas perlindungan perempuan, dan Pengendalian Anak serta Penduduk Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pasangkayu, Prov.sulawesi Barat. Arhamuddin, Di ruang kerjanya,(15/02-2020) kantor dinas P3AP2KB, jalan.Ir.Soekarno, pasangkayu, mengutarakan bahwa, pegawai yang ada di dalam kantornya berjumlah Tiga puluh orang dan pegawai penyuluh lapangan sekitar tiga puluh orang lebih dengan jumlah enam puluh orang lebih pegawai di bawah naungan Dinas P3AP2KB

Menurut Arham, dirinya belum ada satu bulan setelah di Lantik oleh bupati pasangkayu, dari sekretaris Bappeda Kab. Pasangkayu, kemudian Di Lantik menjadi Kepala Dinas P3AP2KB Kab.Pasangkayu, hal tersebut adalah suatu kepercayaan yang di amanahkan dari pemerintah yang harus di jalankan dengan baik dengan penuh rasa tanggungjawab, sehingga program pertama kali yang dia lakukan adalah pembenahan Kantornya dan intern dinasnya selanjutnya pada bulan februari mendatang akan turun  kelapangan guna membina dan mengevaluasi para pegawai penyuluh lapangan KB

" Tupoksi P3AP2KB di antaranya, Bagaimana menekan membludaknya angka lahir Penduduk dan bagaimana memastikan anak Mamuju Utara ini mereka terlayani berdasarkan haknya, begitupun terhadap perempuan, harus di berdayakan sehingga bagaimana tidak terjadi kekerasan dalam rumah tangga(KDRT) " Tutur Arham

Lanjut Arham, menuturkan, "Bahwa salasatu cara untuk menekan lajunya angka kelahiran adalah memberikan pemahaman-pemahaman terhadap masyarakat dan memberikan secara gratis alat kontrasepsi yakni, dengan cara membagikan kondom dan mengadakan suntik KB terhadap perempuan maupun Terhadap Laki-laki,bagi yang mau karena kami dalam dinas ini punya misi  jelas, di dalamnya ada delapan indikator yang harus kami jalankan, di antaranya, bagaimana keluarga kecil bisa sejahtera,yakni,dari sisi kesehatan, ekonomi, moralitas dan hal ini bagaimana masyarakat memahami tentang pentingnya memikirkan generasinya lewat ekonominya dan lewat pendidikannya " terang, Kadis tersebut

Arhamuddin,SE,M.A.P, Menambahkan, " Ternyata Di bawah, Banyak para Pegawai penyuluh Lapangan keluarga Berencana (KB) cuma selama ini tidak jelas kerjanya karena tidak di evaluasi dan ini nanti, pokoknya dalam satu bulan minimal empat kali saya turun evaluasi " tutur kadis yang baru di Lantik ini.     (M Jasman)

Gubuk Ini Sedianya Dapat Bantuan Stimulan Dari Pemerintah Sejak Tahun Kemarin Dan Jadi Langganan Banjir

sulbarnews.com-  Baras, Pasangkayu, Berdasarkan pantauan kami di lapangan, bahwa, di antara beberapa rumah warga yang bermukim di lingkungan samonu, Kelurahan Baras, Kec.Baras, Kab.Pasangkayu, Prov.sulbar.

Nampak Salasatu Rumah milik seorang warga lingkungan samonu, atas nama Ansar Bahri, sebagai kepala Rumah tangga/kepala keluarga yang telah mempunyai seorang istri dan 2 orang anak tersebut, sangat layak mendapat  perhatian yang serius dari pemerintah, dalam hal ini gubuk yang dia tempati selama kurun waktu 5 tahun, sampai hari ini belum pernah mendapat bantuan stimulan dari pemerintah, padahal jika di tinjau dari segi kondisi ekonomi yang di alami oleh Ansar bersama istri dan ke dua orang anaknya sudah sepantasnya mendapatkan bantuan stimulan yang di maksud.

Selain itu, menurut Ansar Bahri, bahwa setiap di musim penghujan, gubuk yang dia tempati selama ini, selalunya menjadi langganan banjir, sehingga hal tersebut juga sangat perlu perhatian yang serius dari pemerintah untuk pembenahan saluran dreinase khususnya yang ada di lingkungan samonu pada umumnya di wilayah kelurahan Baras.

Gubuk tampak belakang
Gambar Gubuk tampak belakang

Ansar Bahri adalah salasatu Kepala keluarga/Rumah Tangga yang masuk kategori prasejahtera satu sebab tidak mempunyai penghasilan menetap buat menghidupi kebutuhan rumah tangganya yang apabila di rata-ratakan penghasilannya dalam satu bulan hanya mampu mencapai Rp.300 ribu rupiah perbulan,terang Ansar di kediamannya

Menurut pengakuan Ansar, bahwa beberapa tahun lalu gubuk yang dia tempati berteduh selama ini sudah berkali-kali di Poto oleh pihak yang di tugaskan dari pemerintah, sejak tahun 2017 yang lalu dan ia sudah berkali-kali juga telah menyetor berkas kelengkapan admistrasi ke pemerintah kelurahan Baras, sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan stimulan yang di maksud. Namun sampai hari ini bantuan tersebut belum juga dia dapatkan.

Olehnya itu sebagai warga yang salasatunya berhak menerima manfaat bedah rumah, Ansar Bahri sangat mengharapkan bantuan tersebut, semoga di tahun 2020 ini dia akan mendapatkan bantuan stimulan bedah rumah dari pemerintah

Saya sangat heran, kenapa sampai hari ini saya tidak pernah mendapatkan bantuan bedah rumah, padahal beberapa tahun yang lalu, gubuk saya sudah di periksa dan di Poto oleh tim yang di tugaskan dari pemerintah dan kemudian saya sudah serahkan berkas untuk persyaratan ke pemerintah kelurahan Baras dan baru-baru ini saya telah menghadap sekcam baras yakni,mantan lurah baras Nadris H.Waris, di rumah kediamannya, mengatakan bahwa, sebenarnya tahun kemarin 2019 seharusnya kaulah salasatunya yang mendapatkan bantuan bedah rumah itu karena apabila setiap ada rapat mengenai anggaran yang di maksud  maka saya selalu sebut namamu dalam rapat supaya kamu juga salasatu yang mendapat bantuan bedah rumah itu " tutur Ansar Bahri  sembari menirukan ungkapan sekcam Baras dalam hal ini mantan kepala kelurahan baras

Lanjut Ansar, menuturkan, " kenapa hanya orang lain yang kena bedah rumah, padahal kalau di pikir rumahku juga lebih layak kena bantuan seperti halnya dengan rumah-rumah warga lainnya sedangkan lokasi yang di tempati rumah saya berdiri sekarang ini adalah lokasi milik saya sendiri hibah dari kedua orang tua saya karena salasatu syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut harus ada dasar pondasi dulu dan hal ini semua sudah ada " tutur ansar yang merasa heran dan kecewa.

Ansar juga Menambahkan, " dan kemudian apabila turun hujan, maka gubuk saya ini selalu jadi Langganan banjir karena sistim aliran pembuangan gotnya tidak lancar " gumam Ansar Bahri

sehingga dengan demikian, sebagaimana kondisi yang telah di alami oleh salaseorang warga lingkungan samonu tersebut, agar kiranya pihak pemerintah perlu perhatian yang serius untuk memberikan bantuan stimulan bedah rumah.    (Ansar)

Kab.Pasangkayu, Siap Jadi Penyanggah Ibu Kota Baru, Ir.H.Agus Ambo Djiwa, Serahkan Masterplan Pelabuhan Strategis Nasional Ke Sekretaris kabinet

sulbarnews.com, Jakarta - Kabupaten Pasangkayu siap menjadi daerah penyanggah ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. Salah satu hal yang strategis adalah penyiapan pelabuhan laut berskala besar.

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa mengaku sanggup untuk mempersiapkan pelabuhan tersebut karena di daerahnya terdapat lokasi yang potensial yaitu di Tikke yang memiliki areal seluas 1.000 hingga 3.000 hektare.

Hari Kamis (9/1/2020), Bupati Agus menemui Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kantor Seskab di Jakarta untuk menyerahkan dokumen naskah masterplan Pelabuhan Strategis Nasional.

"Ini sesuai arahan Bapak Presiden untuk dikomunikasikan dengan Pak Sekretaris Kabinet. Makanya, hari ini saya datang untuk menyerahkan dokumen naskah masterplan Pelabuhan Strategis Nasional ke Pak Pramono Anung," ungkap Agus, Kamis (9/1).

Agus berharap agar dokumen tersebut bisa dibahas lebih lanjut oleh pemerintah pusat sehingga pembangunan pelabuhan yang di maksud bisa terealisasi secepatnya.

"Saya juga berharap kepada seluruh masyarakat Sulawesi barat agar berdoa dan mendukung pembangunan pelabuhan ini agar bisa terealisasi sehingga Sulawesi Barat bisa menjadi kawasan strategis," kata Ketua DPD PDIP Sulbar ini. (**)

Kadis Kominfo Pers, Undang Wartawan Bertatap Muka

pasangkayu,sulbarnews.com - Bertempat di ruang pertemuan kantor Dinas Komunikasi dan Informasi, persandian dan statistik (Kominfo Pers) Kab.Pasangkayu, Sulawesi barat, jum'at, 3 Januari 2020. Sebagai Kadis baru Dinas Kominfo Pers kab.pasangkayu, Suri Fitriah,S.Sos,M.Si. mengundang kepada seluruh wartawan yang berdomosili di daerah Kab.Pasangkayu, baik wartawan media online maupun wartawan media cetak dalam rangka tatap muka sekaligus berdialog tentang peranan pers sebagai mitra kerja pemerintah untuk membangun daerah kab.pasangkayu. Dalam pertemuan tatap muka di hadapan para wartawan yang sempat hadir, Suri Fitriah, merasa bahwa dirinya sudah tidak asing lagi di mata para wartawan yang berdomisili di daerah kab.pasangkayu karena sebelumnya Ibu Suri adalah Kabag Humas di ruang lingkup pemerintah daerah kab.pasangkayu, yang tentunya pihak wartawan sudah biasa berkomunikasi dengan dirinya. " Saya rasa tidak perlu lagi saya memperkenalkan diri, karena menurut saya, saya tidak asing lagi bagi teman- teman wartawan yang ada disini " ucap Ibu Suri penuh canda dan tawanya. Ibu Suri Juga menyampaikan, " bahwa kiranya kepada teman - teman wartawan sebagai mitra kerja pemerintah agar setiap penulisan berita dapat berimbang supaya semua pembaca dimanapun berada dapat mengetahui tentang potensi dan sumber daya alam Yang ada di daerah kita ini, kab.pasangkayu " tutur kadis tersebut. Dalam rapat pertemuan tatap muka di maksud, beberapa teman-teman wartawan memberikan saran maupun pendapat perihal bentuk kemitraan tersebut, yakni di antaranya adalah pemerintah tidak boleh mengintervensi pemberitaan para wartawan dalam hal kontrol sosial dan selain itu menyangkut anggaran media yang ada di kantor kominfo sebaiknya yang di dahulukan adalah para wartawan-wartawan yang berdomisili di dalam daerah kab.pasangkayu. Penulis : M Jasman

PASANGKAYU,sulbarnews.com - Kepala Desa Bulubonggu, Kec.Dapurang, Kab.Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, Arwin Rusdi, Telah melantik Tujuh Orang Kepala Dusun (Kadus), bertempat di aula kantor Desa Bulubonggu, Senin, (23/12/2019). Hadir dalam pelantikan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, stap  desa bulubonggu, dan sekdes bulubonggu, serta hadir pula para tokoh masyarakat bersama ibu-ibu  PKK desa bulubonggu.

Kadus yang dilantik yakni, Kadus duribohe baru Daud, Kadus duri bohe Abd.Azis, Kadus Sendana Herman, Kadus tarareko Dauleng, Kadus bulubonggu Raya Sampe Lobo, Kadus Tobajo Aldi, Kadus Antai Efendi.

Arwin Rusdi Kades Bulubonggu berpesan kepada tujuh orang  kades yang baru dilantik, agar dapat bekerja guna Mendorong inovasi desa untuk pembangunan desa demi kesejahteraan masyarakat desa bulubonggu agar dapat mendata setiap penduduk pada masing-masing wilayah dusunnya dan kepala dusun  agar dapat menyampaikan tentang tertib taat bayar pajak warganya  “ kami berharap kiranya kepala dusun yang baru di Lantik agar dapat bekerja membantu pemerintah desa untuk mendorong inovasi desa dan menghubungi setiap warganya untuk tertib taat bayar pajak setiap tahun " harapan kades bulubonggu

Penulis : Arfan sinnang Pimpred/Editor : jasman

Bupati Pasangkayu, Telah Melantik Lima Orang Kades PAW

PASANGKAYU,sulbarnews.com - Bupati Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa, melantik lima Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW), bertempat di aula kantor bupati, Rabu (20/11/2019). Hadir dalam pelantikan, Wakil Bupati Pasangkayu, unsur pimpinan forkopimda, sejumlah kepala OPD, serta ratusan masyarakat.

Kades yang dilantik yakni, Kades Pangiang Rizal, Kades Doda Irfan, Kades Bulubonggu Arwin Rusdi, Kades Sipakainga, Hasbudi dan Kades Karya Bersama, Nuryadin.

Bupati Agus berpesan kepada lima kades yang baru dilantik, agar melanjutkan pembangunan di desanya sebaik mungkin. Mendorong percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyrakat desa. “Hidupkan BUMDes, maksimalkan pemberdayaan. Agar semua masyarakat bisa berpartisipasi dalam pembangunan,” imbuhnya.

Tak lupa ia mengingatkan tentang sinkronisasi pembangunan nasional dan daerah. Kades dalam merumuskan program harus berdasarkan visi Presiden Jokowi yakni Indonesia Maju dengan lima program prioritasnya di antaranya pembangunan SDM dan pembangunan infrastruktur.

Bupati Agus menjelaskan perumusan program kerja harus berdasarkan preoritas, dengan melibatkan semua elemen masyarakat desa. Sehingga penggunaan anggaran desa yang cukup besar itu, bisa tepat sasaran dan hasilnya benar-benar dapat dinikmati masyarakat desa.

“Visi pembangunan Presiden Jokowi tetap pada membangun Indonesia dari pinggiran. Artinya apa, pembangunan di desa dan nasional harus tetap sejalan. Kades harus membangun sinergitas baik dengan semua komponen desa. Terutama dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” pungkasnya.

(Jasman)

Tokoh Penggagas Terbentuknya Kab.Pasangkayu, Ucapkan Selamat Natal & Tahun Baru 2020

Pasangkayu,sulbarnews.com, – H.YAUMIL AMBO DJIWA,SH. PENGGAGAS TERBENTUKNYA KABUPATEN PASANGKAYU, PROV.SULAWESI BARAT, CALON BUPATI PASANGKAYU, PERIODE 2021-2026. Mengucapkan, ” Selamat Natal kepada seluruh saudara  saya bagi yang beragama Nasrani,  di manapun mereka berada & Selamat Tahun baru 2020, dengan itu semoga hubungan silaturahmi kita semua semakin di tingkatkan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan kepada semua golongan demi pembangunan bangsa dan negara “

(Jasman s Pali)

Kepsek SDN 008 Lilimori, Ucapkan Selamat Natal & Tahun Baru 2020

Pasangkayu,sulbarnews.com, –  I GUSTI KADEK SUARTANA,S.Pd, Kepsek SDN 008 Lilimori, Bersama Guru Bantu di Desa Lilimori, Kec.Bulutaba, Kab.Pasangkayu, prov.sulawesi Barat, mengucapkan ” selamat natal bagi yang beragama Nasrani & selamat tahun baru 2020, semoga di tahun tersebut karakter dan mutu pendidikan semakin meningkat “ (Jasman)

Kepsek SDN Pirsus LTW, Ucapkan Selamat Natal & Tahun Baru 2020

Pasangkayu,sulbarnews.com, - ANSAR RAUF, Kepsek SDN Pirsus letawa, Desa Tikke,Kec.Tikke Raya,Kab.pasangkayu, Sulbar, mengucapkan, selamat natal bagi yang beragama Nasrani & selamat tahun baru 2020, semoga di tahun tersebut karakter dan mutu pendidikan semakin meningkat " (Jasman)

Kadis PUPR Kab.Pasangkayu, Ucapkan Selamat Natal & Tahun Baru 2020

Pasangkayu,sulbarnews.com, - Budiyansa,ST, Kadis PUPR Mengucapkan, " Selamat Natal kepada seluruh saudara  saya bagi yang beragama Nasrani,  di manapun mereka berada & Selamat Tahun baru 2020, dengan itu semoga hubungan silaturahmi kita semua semakin di tingkatkan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan kepada semua golongan demi pembangunan bangsa dan negara " (Jasman s Pali)