Jelang Pilkada, Bawaslu Sulbar Kembali Menegaskan Larangan Mutasi Pejabat Oleh Petahana

sulbarnews.com, Mamuju - Jelang Pilkada serentak, Bawaslu Sulbar kembali menegaskan tentang larangan mutasi pejabat oleh petahana.

Seperti diketahui, Pilkada serentak 2020 akan bergulir 23 September mendatang. Pilkada serentak tahun ini akan berlangsung di 270 daerah, terdiri dari sembilan provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota madya.

Empat kabupaten di Sulawesi Barat juga akan ikut menyelenggarakan pilkada. Diantaranya, Mamuju, Majene, Mamuju Tengah dan Pasangkayu.

Komisioner Bawaslu Sulbar, Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi, Fitrinela Patonangi menjelaskan, ketentuan larangan penggantian pejabat atau mutasi diatur pada pasal 71 UU Nomor 10 Tahun 2016.

“Pasal 71 ayat 2 disebutkan, gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan walikota atau wakil walikota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon. Larangan itu hingga akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri,” beber Fitrinela.

Lanjut Fitrinela, pasangan calon di Pilkada 2020 akan ditetapkan pada 8 Juli nanti. Itu berdasarkan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019.

“Maka hitungan mundur terhadap larangan tersebut jatuh pada tanggal 8 Januari 2020, dimana terhadap kepala daerah tersebut tidak diperbolehkan lagi untuk melakukan penggantian pejabat, kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri,” jelas Firinela, Sabtu (11/1/2019).

Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Sulbar itu menegaskan, pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana maupun administrasi.

Pada UU Nomor 1 Tahun 2015 pasal 188, sanski atas pelanggaran pasal 71 UU 10 Tahun 2016 berupa pidana penjara paling singkat lama enam bulan dan denda maksimal Rp 6 juta. Sanksi serupa juga diatur dalam pasal 190 UU Nomor 1 Tahun 2015.

Selain pidana, sanksi administrasi pun mengintai kepala daerah yang mencalonkan kembali atau petahana. Itu diatur melalui pasal 89 ayat 3 PKPU Nomor 3 Tahun 2017.

“Dalam hal bakal calon selaku petahana melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2, petahana yang bersangkutan tidak memenuhi syarat,” terangnya.

Selain mutasi, pasal 71 UU 10 Tahun 2016 juga mengatur larangan bagi pejabat daerah, pejabat ASN, anggota TNI-Polri dan kepala desa atau lurah membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Itu tertuang dalam pasal 71 ayat 1.

Ketentuan lainnya di pasal 71 ayat 3, gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan walikota atau wakil walikota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Itu tak hanya di daerah sendiri tapi juga di daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.

Doktor ilmu hukum Unhas ini menambahkan, Bawaslu memiliki kewenangan terkait pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran. Bawaslu Sulbar melakukan upaya pencegahan melalui imbauan pada gubernur, wakil gubernur, bupati dan wakil bupati untuk melaksanakan ketentuan tersebut.

“Selain upaya pencegahan, Bawaslu dalam hal ini dalam pelaksanaan pengawasannya ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, maka Bawaslu menindaklanjuti melalui mekanisme penindakan pelanggaran sebagaimana yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pemilihan,” pungkasnya.

Sumber : Bawaslu Sulbar

Bupati Pasangkayu, Telah Melantik Lima Orang Kades PAW

PASANGKAYU,sulbarnews.com - Bupati Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa, melantik lima Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW), bertempat di aula kantor bupati, Rabu (20/11/2019). Hadir dalam pelantikan, Wakil Bupati Pasangkayu, unsur pimpinan forkopimda, sejumlah kepala OPD, serta ratusan masyarakat.

Kades yang dilantik yakni, Kades Pangiang Rizal, Kades Doda Irfan, Kades Bulubonggu Arwin Rusdi, Kades Sipakainga, Hasbudi dan Kades Karya Bersama, Nuryadin.

Bupati Agus berpesan kepada lima kades yang baru dilantik, agar melanjutkan pembangunan di desanya sebaik mungkin. Mendorong percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyrakat desa. “Hidupkan BUMDes, maksimalkan pemberdayaan. Agar semua masyarakat bisa berpartisipasi dalam pembangunan,” imbuhnya.

Tak lupa ia mengingatkan tentang sinkronisasi pembangunan nasional dan daerah. Kades dalam merumuskan program harus berdasarkan visi Presiden Jokowi yakni Indonesia Maju dengan lima program prioritasnya di antaranya pembangunan SDM dan pembangunan infrastruktur.

Bupati Agus menjelaskan perumusan program kerja harus berdasarkan preoritas, dengan melibatkan semua elemen masyarakat desa. Sehingga penggunaan anggaran desa yang cukup besar itu, bisa tepat sasaran dan hasilnya benar-benar dapat dinikmati masyarakat desa.

“Visi pembangunan Presiden Jokowi tetap pada membangun Indonesia dari pinggiran. Artinya apa, pembangunan di desa dan nasional harus tetap sejalan. Kades harus membangun sinergitas baik dengan semua komponen desa. Terutama dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” pungkasnya.

(Jasman)

Tokoh Penggagas Terbentuknya Kab.Pasangkayu, Ucapkan Selamat Natal & Tahun Baru 2020

Pasangkayu,sulbarnews.com, – H.YAUMIL AMBO DJIWA,SH. PENGGAGAS TERBENTUKNYA KABUPATEN PASANGKAYU, PROV.SULAWESI BARAT, CALON BUPATI PASANGKAYU, PERIODE 2021-2026. Mengucapkan, ” Selamat Natal kepada seluruh saudara  saya bagi yang beragama Nasrani,  di manapun mereka berada & Selamat Tahun baru 2020, dengan itu semoga hubungan silaturahmi kita semua semakin di tingkatkan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan kepada semua golongan demi pembangunan bangsa dan negara “

(Jasman s Pali)

Muslihat Kamaluddin,Reses Perdana ” Tudang Sipulung ” (Duduk Bersama)

Pasangkayu,sulbarnews,com|Pada Dasarnya,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) adalah tempat menyalurkan Aspirasi Rakyat sehingga dengan demikian DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin,S.Sos MAP, melaksanakan Reses perseorangan pada Senin malam (9/12/2019) Muslihat Kamuluddin atau yang lebih familiar dikenal dengan nama sebutan Ibu Icha ini, memang dikenal sebagai politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang merakyat dan selalu muncul dengan terobosan baru. Hal tersebut, kembali ditunjukan pada saat pelaksanaan Reses Masa Sidang 1 DPRD Kabupaten Pasangkayu kali ini. Ia hadir dengan konsep “Tudang Sipulung” (Duduk Bersama) yang dilaksanakan di ruang terbuka, yakni di halaman Anjungan Vovasanggayu, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Pasangkayu Berdasarkan pantauan di lapangan, acara reses itu dihadiri hampir semua keterwakilan eleman masyarakat. Diantaranya adalah Komunitas Penyapu Jalan, pemilik warung kaki lima, Asosiasi Seluler, Komunitas Motor RX King, Pedagang Online, Pemuda Remaja Masjid Kampung Tengah, Pemuda Gereja dan masyarakat umum lainnya. Selain di hadiri sejumlah komunitas. Reses Perdana Anggota DPRD Pasangkayu dari Dapil Pasangkayu, Pedongga, Tikke Raya (Papeti) ini, juga di hadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasangkayu, Drs JamaL, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, ZuLfikar MSi, perwakilan Dinas Nakertrans, Camat Pasangkayu Hasbi SSos, serta perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan dan penyuluh pertanian. Sejumlah masyarakat peserta reses terlihat langsung menjalin interaksi dan menyampaikan curhat serta memberi sumbangsi saran secara langsung ke anggota DPRD. salahsatunya penuturan dari pemilik warung Barokah Usaha Bakso Hj.Barokah di samping Lapangan Merdeka Pasangkayu, mengapresiasi Bahwa kegiatan tersebut baru kali ini ada wakil Rakyat punya gagasan seperti ini Tudang sipulung yang di gagas oleh wakil Rakyat tak lain adalah Muslihat Kamaluddin. “Seumur-umur baru kali ini, ada DPRD yang melaksanakan kegiatan reses yang hampir semua mewakili elemen masyarakat, kami merasa tidak ada sekat dengan wakil kami sehinggah bisa berkeluh kesah dan curhat langsung,” tutur Hj.Barokah Senada yang di sampaikan oleh Pdt. Zet Nuppu, juga hadir mewakili Pemuda Nasrani, yang mengaku terkesan dan sangat antusias mengikuti diskusi langsung dengan anggota DPRD Pasangkayu tersebut. “Saya melihat ada terobosan baru ditunjukan oleh ibu Icha. Kita berharap kegiatan reses seperti ini bisa dicontoh oleh anggota dewan lainnya, dengan duduk bersama di alam terbuka. Ini terkesan lebih merakyat sehingga kami masyarakat merasa tidak canggung,” ungkap pak,pendeta. Di tempat yang sama,perwakilan Kepala BPJS Kabupaten Pasangkayu, Endi juga hadir dalam Reses yang di maksud, karena berhubungan dengan informasi kenaikan tarif BPJS sehingga banyak masyarakat mengeluh dan bertanya-tanya bagaimana pelayanan BPJS setelah adanya kenaikan tarif. Selain itu dalam reses perdananya yang bertema " Tudang Sipulung " oleh Ibu Icha Sapaan Beliau dalam kesehariannya sebagai Anggota DPRD Kab.Pasangkayu,dari Partai Fraksi PAN ini di hadiri pula Beberapa Organisasi perangkat Daerah (OPD) di ruang terbuka dan hal tersebut sangat ternilai di mata masyarakat luas dengan baik, pasalnya, dengan adanya pertemuan yang di kemas secara sederhana ini, dinilai benar-benar menyentuh masyarakat sehingga masyarakat yang hadir tanpa terasa tanpa ada sekat antara pemerintah dengan masyarakat dan kehidaran masyarakat dalam acara yang di maksud tanpa harus mengenakan pakaian resmi terlebih dahulu. ( Egy / Jasman )

Agus Ambo Djiwa : Figur Yang Akan Di Usung Jadi Calon Bupati, Tidak Mesti Dari Kader PDIP

Pasangkayu,sulbarnews.com | Perhelatan politik tidak akan lama lagi di gelar secara serentak empat kabupaten dalam wilayah provinsi Sulawesi barat untuk memperebutkan kursi 01 (Kepala Daerah) tahun 2020 mendatang. yakni adalah Kab.Pasangkayu, kab.mateng, kab.mamuju, kab.majene.

Hal tersebut, para kandidat sepertinya akan melirik partai besar yang ada di Sulawesi barat yakni adalah partai PDIP di kenal sebagai partai penguasa di negara indonesia.dengan demikian partai PDIP telah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah yang akan di usung.

Sementara itu, Kamis,28/11-2019, Agus Ambo Djiwa, adalah Ketua DPW PDIP Sulawesi barat, menanggapi tentang hal adanya para bakal calon yang akan melirik PDIP, partainya belum menentukan sikap bahwa siapa-siapa yang akan bakal di usung di empat kabupaten tersebut.

“ Partai PDIP Sulawesi Barat sampai saat ini belum menentukan sikap bahwa siapa bakal calon yang akan di usung oleh Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) PDIP untuk mencalonkan kepala daerah dan wakil kepala daerah di empat kabupaten dalam wilayah Sulawesi barat Pada pilkada mendatang tahun 2020, karena adapun calon yang akan kami usung nantinya semua berdasarkan survey dan figur yang akan di usung tidak mesti dari kader partai PDIP, kepada non kaderpun kami akan lihat hasil surveynya  ” tutur Agus Ambo Djiwa.

Agus menambahkan, "  PDIP Sulbar akan all out untuk memenangkan figur yang akan di usung dan Saya siap turun kampanye di desa-desa sampai dusun dan RT, di semua empat kabupaten " ungkapnya.

( M jasman )

Pilkades Serentak,Periode 2020-2026 Untuk Wilayah Babula, Berlangsung Aman,Tertib Dan Lancar

Pasangkayu,sulbarnews.com | Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, prov.sulawesi barat. telah melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak, pada hari Selasa,12 november 2019, Berlangsung Aman,Tertib dan lancar yang di pimpin langsung Oleh Bapak Kapolsek Baras,AKP, Rigan Hadi Nagara,S.Ik yang di dampingi oleh Aipda,Haeruddin Latip bersama para Babinsa dan bekerjasama dengan tokoh masyarakat desa yang  bertempat di masing-masing desa, dengan jumlah desa sebanyak 9 Desa, dengan rincian perolehan suara pada caldes adalah sebagai berikut :

Untuk Wilayah kecamatan Bulutaba,

1. DESA OMPI 1 M. Ende          = 21 2.M. Tahir          = 322 Total suara sah yang memilih = 343

2. DESA SUMBERSARI 1. I Nyoman GD Mariana,S.Sos =112 2. Agus Hari Suwarto.                 =  33 Total suara sah yang memilih = 145

3. DESA LELEJAE 1. Bahtiar.                          = 530 2.I Nyoman Landep,S.Ip = 266.          Total suara sah yang memilih = 796

4. DESA KARAVE 1. Sukanti Hendrawati      = 18 2. Lorensius Hadun.           = 214 3. Suhardi.                            = 910 4. Andi Ilham Abu Bakkar  = 95 Total suara sah yang memilih= 1237

Untuk Wilayah Kecamatan Lariang,

5. DESA PARABU 1. Syamsudirman.          = 155 2. Syafaruddin.                = 156 3. Mathius Serang,S.Pd267 Total suara sah yang memilih = 578

6. DESA BAJAWALI 1. Ketut Langga,S.Ag.     = 230 2. I Ketut Repet.               = 220 Total suara sah yang memilih = 450

DESA KENANGAN 1. Fredrik P.                 = 160 2. Mahmud.                 = 43 3. Randus,S.Ip             = 55 Total suara sah yang memilih = 258

Untuk Wilayah Kecamatan Baras,

DESA KASANO 1.Suwandi.        = 337 2.Mansyur.        = 455 3.Munawir.        =  350 4.Arsyad.           =  219 5.Nasruddin.     =  342 Total suara sah yang memilih =1703

DESA BALANTI 1. Hj,Hermawati.                 = 669 2. M Naim.                           = 429 3. Marwati S, Tr,Keb           = 125 4. H.Syarufuddin kaseng. = 129 5. Tjitro Saidi.                      = 37 Total suara sah yang memilih= 1389

( Jasman s pali )

Massa Pendukung I Ketut Repet, Adakan Konsolidasi Penguatan Dukungan

Pasangkayu,sulbarnews.com | Pada Minggu terakhir di momen hari pencoblosan pemilihan kepala desa secara serentak yang di lakukan oleh pemerintah kab.pasangkayu,  tinggal menghitung hari yakni pelaksanaan pada tanggal 12 November 2019, sehingga dengan hal tersebut para tokoh masyarakat bersama tokoh pemuda desa bajawali pendukung I Ketut Repet calon kepala desa Bajawali, berinisiatif sendiri tanpa di undang secara resmi oleh Calon tersebut guna melakukan rapat konsolidasi penguatan dukungan terhadap I Ketut Repet,Minggu malam,3/11-2019,Tepatnya, Di Rumah kediaman orangtua I Ketut repet, di Desa Bajawali, Kec.Lariang, Kab.Pasangkayu, Prov.Sulawesi Barat.

Rapat yang di maksud di hadiri oleh Ahmad(tato) selaku Tokoh Masyarakat Parabu, Ketua PHDI Desa Bajawali I Made Olas, Tim penggerak kemenangan(I Ketut Repet) I Wayan Kamar, Ketua Adat Desa Bajawali I Made Suarma, kepala Dusun Lestari, Kepala Dusun Kerta, Kepala Dusun Mandiri, Kepala Dusun Makmur, Ketua Organisasi Suka Duka desa Bajawali I Komang Murjana dan enam orang tokoh pemuda bersama dua orang tokoh wanita Hindu Dharma (WHDI) Bajawali I Putu Sulastri dan Ni Wayan Putriani.

Dalam pertemuan itu, I Wayan Kamar, selaku tim penggerak pemenangan I Ketut Repet, Menyampaikan, " bahwa pemilihan kepala desa tinggal menghitung hari sehingga dengan demikian kiranya para pendukung  I Ketut Repet agar tetap solid dan bekerja untuk memenangkan I Ketut Repet dengan cara bersungguh-sungguh dan penuh ke Ikhlasan karena Ketut Repet inilah calon kita yang bisa kita andalkan untuk bersama-sama membangun desa kita sebab dia adalah salasatu calon yang di usung oleh orang kabupaten berarti dia punya channel untuk membangun desa kita ini, selain itu Calon kita ini visi dan misinya jelas dalam membangun desa Bajawali " ungkap I Wayan Kamar

Pada kesempatan itu pula, di hadapan para pendukungnya yang sempat hadir sekitar kurang lebih dua ratus orang, I Ketut Repet Juga menyampaikan sepata kata, " terima kasih yang tak terhingga bahwa yang mana para tokoh dan simpatisan pendukung saya telah hadir di malam ini dalam rangka menguatkan barisan untuk memenangkan saya pada pencoblosan yang tinggal menghitung hari,semoga kita semua di berikan kekuatan dan keberkahan dari yang maha kuasa dalam rangka memenangkan saya menjadi kepala desa Bajawali " ucap I Ketut Repet

  penulis : jasman s pali

Masyarakat,Inginkan H.Yaumil Ambo Djiwa, Berpasangan Dengan Budiyansa,St, Pada Pilkada Pasangkayu,2020

Pasangkayu,sulbarnews.com- sejak bulan September 2019, partai politik (parpol) yang berada di kab.pasangkayu, prov.Sulawesi barat, sudah membuka kran pendaftaran terhadap para bakal calon kepala daerah kab.pasangkayu, periode,2020-2025. Sehingga dengan demikian, para balonpun tidak menyia- menyiakan kesempatan tersebut, sehingga para balon sudah mulai menampakkan kesibukannya, dalam rangka lobi-lobi dan mendaftarkan diri pada partai politik yang di anggap dan bisa, mengantarkan dirinya, ke perhelatan pilkada ke depan sampai akan terpilih menjadi kepala daerah kab.pasangkayu, pada periode yang telah di tentukan. Oleh karena itu, H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, Salasatu bakal calon kepala daerah kab.pasangkayu, yang mana beliau adalah  ketua Golkar kab.pasangkayu, saat ini masih menjabat wakil ketua I DPRD kab.pasangkayu, dan beliau lebih di kenal di mata masyarakat sebagai sosok sang  penggagas terbentuknya komite aksi pembentukan kabupaten Pasangkayu ( KAPKP) selain itu,Yaumil bagi masyarakat kab.pasangkayu, adalah seorang pakar politik senior kawakan, yang mana telah lama berkecimpung di dalam dunia politik, tentunya beliau tidak di pungkiri lagi sudah banyak makan garam di dalamnya, dengan dasar itulah lawan politiknya akan punya pertimbangan yang matang untuk melawan seorang Yaumil Ambo Djiwa pada perhelatan nantinya, apata lagi seorang Yaumil akan berusaha semaksimal mungkin untuk melobi beberapa partai yang ada di kab.pasangkayu, hal ini, H.Yaumil Ambo Djiwa, sudah membuktikan, bahwa belum lama terbukanya kran pendaftaran dari partai yang ada, dirinya, sudah terdaftar secara resmi dalam beberapa partai politik, tetapi itu semua tidak terlepas dari campur tangan dari seorang sekretaris Golkar yang lincah dalam setiap kepengurusan partai Golkar, yakni,tak lain adalah H.saipuddin Andi baso,SE, juga salasatu kader senior partai Golkar yang telah di kenal ke vokalannya sebagai anggota DPRD kab.pasangkayu, yang mana H.Saipuddin Andi baso,SE, selama ini di dalam partai Golkar sudah empat periode duduk di parlemen guna memperjuangkan suara rakyat. Namun demikian, terkait dalam hal  pencalonan bupati pasangkayu kedepan periode,2020-2025, mayoritas tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh  pemuda kab.pasangkayu, menginginkan, H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, sebaiknya berpasangan  dengan Budiyansa,ST, sosok seorang yang telah berpengalaman dari kalangan birokrasi yang mana beliau juga telah di kenal mumpuni karena kepiawaiannya selama ini menjabat kepala Dinas PU-PR sangat dekat dengan masyarakat, hampir di bilang antara Budi dengan masyarakat tidak ada sekat, membuktikan selama ini rumah kediaman Budiyansa, tepatnya,di jalan Pam, pasangkayu hampir tiap hari ramai di kunjungi oleh masyarakat kab.pasangkayu, mulai dari dari sarjo sampai benggaulu, terdiri dari berbagai macam suku dan agama tanpa terkecuali dan hal itu, di mata Budiyansa tidak membeda-bedakan tamu yang berkunjung, dirinya sangat menghargai bagi siapapun tamu yang datang untuk bertamu di rumahnya maupun di tempat tugasnya dalam kantor Dinas PU kab.pasangkayu. Hal tersebut menjadi salasatu alasan bagi masyarakat kab.pasangkayu, hingga menginginkan agar kiranya, H.Yaumil Ambo Djiwa,SH. Di dampingi oleh Budiyansa,ST, untuk masuk calon Wakil kepala Daerah kab.pasangkayu, sebagaimana penuturan salaseorang tokoh masyarakat desa kasano, kec.baras, kab.pasangkayu, Sulawesi barat, Sirajuddin, " kalau Saya baiknya pak Budi yang berpasangan dengan pak Yaumil,sebab orangnya sangat baik, beliau itu, baru dua kali saya berhadapan, saya sangat bangga dan salut melihat karakternya, dia tau menghargai masyarakat, dan pintar bergaul kepada siapa saja, pembawaan beliau sangat sederhana namun meyakinkan kepada semua orang dan tak kalah pentingnya, bahwa pak Budi orangnya memegang komitmen yang kuat dan hal itu masyarakat banyak yang tau, contohnya,pak Rusli yang di salukaili, dia bilang Rusli waktu saya ketemu di salukaili, tepatnya di depan masjid, " kalau pak Budi itu pak siraju, orangnya sangat baik,sebab saya lama kenal karakter beliau,sama persis kita punya sipat itu pak siraju,karena kalau dia bilang putih dia tidak akan berubah ke warna lain,dia orangnya pegang komitmen tidak neko-neko  " tutur siraju, sambil menirukan pengakuan pak rusli Sirajuddin menambahkan, " menurut penilaian saya, kalau pak Yaumil berpasangan dengan pak Budi, itu sangat cocok, soalnya satu dari kalangan partai politik dan satu lagi dari kalangan birokrasi,naah,selain itu pak Budi, di mata masyarakat umumnya Mamuju Utara sangat di kenal dengan baik sehingga saya secara pribadi, jika pasangan itu terjadi maka saya menyatakan sikap untuk mendukungnya dan Kalau tidak, berarti saya harus mendukung calon lain, " ujar pak, siraju, belum lama ini di kediamannya. Di tempat yang berbeda, salasatu tokoh pemuda desa saptanajaya, kec.sarudu, Lalu Zakaria,A,Md,Kom, mengungkapkan " seorang pak Budi saya tidak bisa ukir dengan tinta lagi, apa lagi kalau dengan perkataan, saya tidak tau mau bilang apa lagi, karena pak Budi itu orangnya sangat baik dan pantauan saya sekarang ini, umumnya masyarakat yang berada di zona Sardadu (sarudu, dapurang, duripoku) mayoritas menginginkan pak,Budi yang harus berpasangan dengan pak Yaumil Ambo Djiwa pada pilkada kedepan periode,2020-2025 " ungkap Lalu di tempat kerjanya saat mengajar di SDN saptanajaya sarudu III. Demikian pula ungkapan dari, salasatu tokoh masyarakat komunitas mandar yang berdiam di kec.bambaira,sebut saja Adi, menuturkan, " bahwa kami khususnya komunitas mandar pada umumnya di tiga kecamatan Bambarasa (bambamotu,bambaira,sarjo) sudah menghadap kepada beliau,Yaumil Ambo Djiwa di rumah kediamannya tepatnya di pasangkayu,sejak bulan Agustus belum lama ini, bahwa kami kesana ada sepuluh mobil Avanza dan satu unit mobil open cup di tambah dengan yang mengendarai motor kurang lebih seratus unit, dalam rangka menyatakan sikap terhadap beliau,pak yaumil, bahwa kami menginginkan seharusnya pak Budiyansa,St di ambil pasangan calon wakil bupati Pasangkayu, periode,2020-2025. kedepan " tutur Adi, di rumah kediamannya di kec.bambaira. Lanjut Adi menuturkan, " siapa bilang kalau pak Budi tidak punya pengaruh di kalangan suku mandar,justru pak budilah yang besar pengaruhnya di sini jika di banding dengan calon-calon lain di tambah lagi baru ini kepercayaannya semakin di kenal dengan adanya pertandingan bupati cup VII 2019 beliau sebagai menagernya ps.matra dan menjuarai Turnamen tersebut dan mendatangkan pemain asing yang belum pernah terjadi di kabupaten Pasangkayu,barusan terjadi ada pemain asing menginjakkan kakinya di pasangkayu " tutur Adi dengan nada tegas. " kalau seandainya bukan pak Budi yang di ambil jadi pasangan,maka saya kira,kami akan kecewa dan bisa-bisa kami mengarah ke pada calon lain, jadi kami berharap agar kiranya pak Yaumil Ambo Djiwa dapat berpasangan dengan pak Budiyansa " tambah Adi, bernada penuh harap. Selain dari sardadu dan bambarasa juga masyarakat kec.bulutaba dan kec.lariang, serta Baras, rupanya punya pendapat yang sama, yang menginginkan Kalau pak Budiyansa,ST berpasangan dengan H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, " kami menginginkan pak Budiyansa,St. Yang harus berpasangan dengan Yaumil Ambo Djiwa, sebab jasa pak Budi sudah mengakar di dua kecamatan ini, bahkan di kec.baras dan terus terang kami sangat salut dengan beliau sebabnya apa, karena pak Budi itu tau penderitaan masyarakat dalam hal ini beliau peka Terhadap kondisi warga yang ada, sehingga dengan ini kami, minta agar merahasiakan nama kami, sebab kami punya kerja menyusup ke siapa saja jadi nama kami di rahasiakan " ungkap tujuh orang tim senyap komando Budiyansa,yang meminta agar namanya di rahasiakan. Penulis : jasman s pali

H.Yaumil Ambo Djiwa,SH. Pendaftar Pertama Di DPD Partai Nasdem Pasangkayu

Pasangkayu,sulbarnews.com- Sejak terbukanya kran pendaftaran beberapa partai politik (parpol) terhadap bakal calon (balon) bupati pasangkayu,tak terkecuali DPD  partai Nasdem kab.pasangkayu, yang juga telah membuka penerimaan pendaftaran bakal calon (balon) bupati pasangkayu. Oleh karenanya,Pada kesempatan tersebut,H.Yaumil Ambo Djiwa,SH. Di dampingi oleh sekretaris DPD Partai Golkar kab.pasangkayu, yang juga adalah anggota DPRD kab.pasangkayu, H.Saipuddin Andi baso,SE dan di ikuti pula oleh dua orang anggota DPRD kab.pasangkayu, dari partai Golkar Mahmud H Kabo bersama Mansur Madjid.Berkunjung di sekretariat DPD partai Nasdem kab.pasangkayu, tepatnya,jln, TVRI, kelurahan pasangkayu, kec.pasangkayu, kab.pasangkayu, Sulawesi barat, Selasa (24/09-2019) Dalam rangka mendaftar secara resmi bakal calon (balon) bupati pasangkayu, periode 2020-2025, terhadap ketua DPD Partai Nasdem Kab.pasangkayu, Amries Amir,SH.tepat pukul,10.40 Wita. Kedatangan H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, bersama rekan-rekan anggota DPRD yang mendampingi, di sambut dengan baik oleh ketua DPD Partai Nasdem Kab.Pasangkayu, Amries Amir,SH yang di dampingi oleh ketua Bappilu Partai Nasdem kab.pasangkayu,Mursik,S.Hi Dalam kunjungannya,di sekretariat partai Nasdem,Yaumil Ambo Djiwa, sempatkan bincang ringan bersama Amries Amir,membahas seputar partai yang ada di kab.pasangkayu dan mengenai balon yang akan mendaftar di  partai Nasdem kab.pasangkayu. Pada kesempatan itu, tepat pukul,10.40 Wita, Ketua DPD partai Nasdem kab.pasangkayu, Amries Amir,SH, telah menerima pendaftar  pertama bakal calon (balon) bupati pasangkayu, H.Yaumil Ambo Djiwa,SH dan telah menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon (balon) bupati pasangkayu,Periode,2020-2025 terhadap H.Yaumil Ambo Djiwa.SH. " Harapan saya mudah-mudahan saya mendapat restu dari partai Nasdem ini, untuk mengantar saya dalam pilkada 2020 nanti,selain itu saya akan coba lagi beberapa partai, saya harus lobi,mudah-mudahan kita bisa kondisioner beberapa partai untuk mengarah ke saya, selanjutnya kita lihat lagi perkembangan" ucap Yaumil usai mendaftar. Usai menerima pendaftar pertama,H.Yaumil Ambo Djiwa,SH. Amries Amir Menjelaskan " Jadi,Secara serentak itu,sejak tanggal 23 September 2019, partai Nasdem resmi membuka pendaftaran bagi seluruh daerah yang  berpilkada serentak di 2020 ini, ada beberapa daerah atau kabupaten yang di perlakukan secara khusus oleh DPP partai Nasdem, salasatunya kita yang berada di Sulbar ini, kan ada empat kabupaten yang melakukan pilkada, yakni,Mamuju, pasangkayu, Mateng Dan Majene tetapi untuk Mamuju itu di perlakukan khusus oleh DPP,yakni, tidak di buka pendaftaran secara umum karena oleh DPP melalui  instruksi secara langsung dari ketua DPP bahwa itu akan di gunakan oleh incumbent dalam hal ini Habsi Wahid selaku ketua DPW Sulbar dan bupati incumbent " jelas Amries. Lanjut,Amries, menuturkan, " Naah, untuk tiga kabupaten lain di Sulbar, antara lain, pasangkayu,Mateng Dan Majene,itu di buka secara umum, naah,hari ini pendaftar pertama untuk kabupaten pasangkayu yakni,H.Yaumil Ambo Djiwa,SH. Di dampingi rombongan anggota DPRD pasangkayu dari partai Golkar dan sekretaris Golkar, " tutur ketua Nasdem Amries Amir,Menambahkan, " melalui PO no.6, tentang penjaringan bakal calon kepala daerah ini, kami di Nasdem ini di instruksikan untuk membuka seluas-luasnya bakal calon (balon) kepala daerah untuk mendaftar, oleh karenanya kami berharap semua tokoh-tokoh politik, tokoh partai,tokoh masyarakat,bahkan tokoh pemuda yang punya keinginan untuk melihat Mamuju Utara ini kedepan lebih baik,maka di harapkan untuk mendaftar melalui partai Nasdem,oleh karenanya besar harapan kami,bahwa pendaftaran di partai Nasdem ini tidak hanya satu dua orang tetapi sebanyak mungkin lebih bagus " ujar Amries. Penulis/pimpinan media online sulbarnews.com : jasman s pali

Lalu Zakaria,Sosok Pemuda Yang Kreatif, Siap Berkarya Menjadikan Saptanajaya “BERSINAR”

pasangkayu,sulbarnews.com- Rekruitmen para kandidat calon kepala desa saptanajaya sudah terbuka pada beberapa hari yang lalu oleh panitia lima,itu berarti bahwa perhelatan Pilkades secara serentak yang di selenggarakan oleh pemerintah daerah kab.pasangkayu, Sulawesi barat, tinggal menghitung hari dan di perkirakan jumlah balon kades saptanajaya yang akan mendaftar sekitar delapan orang,namun berdasarkan aturan,balon yang bakal di terima dan ikut berkompetisi dalam pemilihan kepala desa hanya terdiri dari  lima peserta calon, demikian halnya seorang anak petani transmigrasi desa saptanajaya tidak mau ketinggalan momen tersebut,Lalu Zakaria,A.Md.Kom,telah resmi mendaftarkan diri bakal calon (balon) kepala desa saptanajaya, Rabu,(18/09-2019)di sekretariat panitia lima oleh M.Rizal Efendi Lalu Zakaria,maju mencalonkan diri dalam perhelatan pemilihan kepala desa saptanajaya punya tekad yang kuat karena siap membangun desa saptanajaya dengan menjalankan roda pemerintahan desa berdasarkan aturan yang berlaku. Menurutnya,selain punya tekad yang kuat untuk maju mencalonkan kades,Lalu Zakaria,A.Md,Kom juga di dukung oleh mayoritas suku Lombok dan sebagian dari suku-suku lain dan tidak kalah pentingnya,Lalu juga mendapat restu dari pak, Budiyansa,st. " Saya maju dengan tekad yang kuat karena di dukung oleh mayoritas suku Lombok dan sebagian suku-suku lain serta restu dari pak, Budiyansa " ucap Lalu Zakaria. Lalu Zakaria juga mengungkapkan, " bahwa jumlah suku Lombok di desa saptanajaya ada 60 persen dan insya Allah.dukungan mereka untuk saya setidaknya 50 persen " tutur Lalu. Berdasarkan tekad itu, tentunya Lalu Zakaria punya bekal pemikiran dan nawaitu yang jelas dengan motto menjadikan desa saptanajaya "BERSINAR" (bersih, sejahtera dan mandiri) dengan visi & misi : - VISI : Terbangunnya tata kelola pemerintahan desa yang baik,bersih dan berkeadilan guna mewujudkan desa saptanajaya yang adil,makmur,sejahtera dan mandiri serta bermartabat. Untuk mewujudkan VISI tersebut, maka tentunya ada misi yang harus di laksanakan oleh kami selaku calon kepala desa yaitu adalah : MISI : - Menyelenggarakan pemerintahan desa yang bersih, transparan, jujur, adil,demokratis,pemerataan kebijakan dan terbebas dari korupsi,kolusi dan nepotisme serta bentuk-bentuk penyelewengan lainnya dan mengembangkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan potensi desa serta meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat untuk mencapai taraf kehidupan yang lebih baik dan berbudaya serta berpendidikan untuk meningkatkan kehidupan yang harmonis,Teransparan, saling menghormati dalam kehidupan berbudaya dan beragama di desa saptanajaya. Dengan program prioritas yang utama adalah : 1. Air bersih secara merata ke masyarakat desa saptanajaya. 2. bekerjasama dengan baik terhadap pihak yang terkait untuk perbaikan jalan poros,jalan dusun dan jalan tani beserta pengadaan lampu penerang jalan Secara berkala. 3. Pengoptimalisasian peran BUMDES & karang taruna. 4. Penyerapan dan pembukaan tenaga kerja dengan melibatkan masyarakat desa saptanajaya sebagai tenaga kerja serta pengawasan Pada tiap pembangunan infrastruktur di masing-masing dusun. Penulis : jasman s pali