Sulbarnews.com

Kadis PUPR Kab.Pasangkayu, Ucapkan Selamat Natal & Tahun Baru 2020

Pasangkayu,sulbarnews.com, – Budiyansa,ST, Kadis PUPR Mengucapkan, ” Selamat Natal kepada seluruh saudara  saya bagi yang beragama Nasrani,  di manapun mereka berada & Selamat Tahun baru 2020, dengan itu semoga hubungan silaturahmi kita semua semakin di tingkatkan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan kepada semua golongan demi pembangunan bangsa dan negara “

(Jasman s Pali)

Pj,Kades Karave, Mengucapkan ” Selamat Natal & Selamat Tahun Baru 2020 “

Pasangkayu,sulbarnews,com, BUSKIMAN, Kades Karave, kec.bulutaba, kab.pasangkayu, Prov.sulawesi Barat.

Mengucapkan,  selamat Hari Natal Bagi warga Masyarakat Desa Karave yang beragama Nasrani & Selamat Tahun Baru 2020, semoga di tahun tersebut kita semua semakin meningkatkan hubungan silaturahmi dengan baik tanpa membedakan-bedakan suku dan agama agar kita semua tetap Bersatu guna pembangunan Desa Karave yang kita cintai ini, sebab kebersamaan itu indah “

( M Jasman )

 

Sebanyak 284 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator Dan Pengawas Telah Di Lantik Oleh Bupati Pasangkayu

Pasangkayu, sulbarnews.com Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, lakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas lingkup Pemkab Pasangkayu yang dihadiri sekitar 300 orang tamu undangan berlangsung di ruang paripurna DPRD Pasangkayu Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (23/12/2019).

Hadir di giat tersebut, Ketua DPRD Pasangkayu Alwiaty, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Inf Kadir Tangdiesak, Sekda Kabupaten Pasangkayu Firman, serta 284 pejabat eselon II, III, IV yang dilantik.

Dalam sambutan Bupati Agus Ambo Djiwa mengatakan, tidak mungkin kita bisa memuaskan dan menyenangkan semua orang dan apa yang kita lakukan hanya berdasarkan format dan mekanisme yang ada.

“Bupati dalam hal ini adalah pembina aparatur sipil negara (ASN) bukan penanggungjawab ASN, karena saya selalu mengacu pada mekanisme dan aturan. Posisi dan kondisi apapun yang kita tempati itu merupakan amanah dan menjadi garis tangan kita,” kata Agus, Bupati dua perode ini.

Menurutnya, sirinya sulit untuk memuaskan dan mengkondisikan semuanya, dan hal tersebut perlu dipahami oleh bapak dan ibu semuanya.

“Hidup ini dijalani saja, pada posisi dimanapun kita ditempatkan sama saja, semua menerima gaji dan menerima tunjangan walaupun ada pihak yang promosi, ada yang tidak promosi, serta ada yang digeser. Apabila semua orang ingin promosi, maka jabatan yang tersedia tidak cukup,” tutur Agus yang juga Ketua DPD PDIP Sulbar ini.

Ia menyampaikan, dimanapun posisi kita, maka tugas kita adalah melayani rakyat, tugas kita adalah bagaimana kita bekerja dengan baik, taat kepada aturan, dan loyalitas kepada pimpinan.

“Semoga dengan pengisian jabatan ini kita bisa bekerja dengan maksimal dengan adanya mekanisme aturan yang ketat ini diiringi dengan pengawasan oleh KPK. Saat ini juga ada tim cyber pungli (pungutan liar). Saya mengingatkan agar berhati-hati dengan tim cyber pungli, kita saat ini diawasi oleh mereka,” pesan Agus.

Adapun 9 pejabat eselon II yang dilantik, Imran Makmur sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas (Sekdis) Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas (Kadis) Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Anhar sebelumnya menjabat Sekdis Pemberdayaan Masyarakat Desa menjadi Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah. Samhari sebelumnya menjabat Sekdis Kesehatan menjadi Kadis Kesehatan. Arhamuddin sebelumnya menjabat Sekdis Bappeda menjadi Kadis Pengendalian Penduduk, KB, dan Perlindungan Anak. Yunus Alsam sebelumnya menjabat Fungsional Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pasangkayu menjadi Kadis Perhubungan Pasangkayu. Suri Fitriah sebelumnya menjabat Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Pasangkayu menjadi Kadis Kominfo, Persandian, dan Statistik. Muh Zain Mahmoed sebelumnya menjabat Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD menjadi Sekretaris DPRD Pasangkayu. Suhardi sebelumnya menjabat Sekretaris Kesbangpol menjadi Staf Ahli bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan. Asdinop sebelumnya menjabat fungsional umum pada Setda Kabupaten Pasangkayu menjadi Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Aparatur.

(  Jasman )

Muslihat Kamaluddin,Reses Perdana ” Tudang Sipulung ” (Duduk Bersama)

Pasangkayu,sulbarnews,com|Pada Dasarnya,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) adalah tempat menyalurkan Aspirasi Rakyat sehingga dengan demikian DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin,S.Sos MAP, melaksanakan Reses perseorangan pada Senin malam (9/12/2019)

Muslihat Kamuluddin atau yang lebih familiar dikenal dengan nama sebutan Ibu Icha ini, memang dikenal sebagai politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang merakyat dan selalu muncul dengan terobosan baru.
Hal tersebut, kembali ditunjukan pada saat pelaksanaan Reses Masa Sidang 1 DPRD Kabupaten Pasangkayu kali ini.

Ia hadir dengan konsep “Tudang Sipulung” (Duduk Bersama) yang dilaksanakan di ruang terbuka, yakni di halaman Anjungan Vovasanggayu, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Pasangkayu
Berdasarkan pantauan di lapangan, acara reses itu dihadiri hampir semua keterwakilan eleman masyarakat.

Diantaranya adalah Komunitas Penyapu Jalan, pemilik warung kaki lima, Asosiasi Seluler, Komunitas Motor RX King, Pedagang Online, Pemuda Remaja Masjid Kampung Tengah, Pemuda Gereja dan masyarakat umum lainnya.
Selain di hadiri sejumlah komunitas.

Reses Perdana Anggota DPRD Pasangkayu dari Dapil Pasangkayu, Pedongga, Tikke Raya (Papeti) ini, juga di hadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasangkayu, Drs JamaL, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, ZuLfikar MSi, perwakilan Dinas Nakertrans, Camat Pasangkayu Hasbi SSos, serta perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan dan penyuluh pertanian.

Sejumlah masyarakat peserta reses terlihat langsung menjalin interaksi dan menyampaikan curhat serta memberi sumbangsi saran secara langsung ke anggota DPRD. salahsatunya penuturan dari pemilik warung Barokah Usaha Bakso Hj.Barokah di samping Lapangan Merdeka Pasangkayu, mengapresiasi Bahwa kegiatan tersebut baru kali ini ada wakil Rakyat punya gagasan seperti ini Tudang sipulung yang di gagas oleh wakil Rakyat tak lain adalah Muslihat Kamaluddin.

“Seumur-umur baru kali ini, ada DPRD yang melaksanakan kegiatan reses yang hampir semua mewakili elemen masyarakat, kami merasa tidak ada sekat dengan wakil kami sehinggah bisa berkeluh kesah dan curhat langsung,” tutur Hj.Barokah

Senada yang di sampaikan oleh Pdt. Zet Nuppu, juga hadir mewakili Pemuda Nasrani, yang mengaku terkesan dan sangat antusias mengikuti diskusi langsung dengan anggota DPRD Pasangkayu tersebut.

“Saya melihat ada terobosan baru ditunjukan oleh ibu Icha. Kita berharap kegiatan reses seperti ini bisa dicontoh oleh anggota dewan lainnya, dengan duduk bersama di alam terbuka. Ini terkesan lebih merakyat sehingga kami masyarakat merasa tidak canggung,” ungkap pak,pendeta.

Di tempat yang sama,perwakilan Kepala BPJS Kabupaten Pasangkayu, Endi juga hadir dalam Reses yang di maksud, karena berhubungan dengan informasi kenaikan tarif BPJS sehingga banyak masyarakat mengeluh dan bertanya-tanya bagaimana pelayanan BPJS setelah adanya kenaikan tarif.

Selain itu dalam reses perdananya yang bertema ” Tudang Sipulung ” oleh Ibu Icha Sapaan Beliau dalam kesehariannya sebagai Anggota DPRD Kab.Pasangkayu,dari Partai Fraksi PAN ini di hadiri pula Beberapa Organisasi perangkat Daerah (OPD)
di ruang terbuka dan hal tersebut sangat ternilai di mata masyarakat luas dengan baik, pasalnya, dengan adanya pertemuan yang di kemas secara sederhana ini, dinilai benar-benar menyentuh masyarakat sehingga masyarakat yang hadir tanpa terasa tanpa ada sekat antara pemerintah dengan masyarakat dan kehidaran masyarakat dalam acara yang di maksud tanpa harus mengenakan pakaian resmi terlebih dahulu.

( Egy / Jasman )

H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, Melepas Keberangkatan Tim Sepak Bola Matra Menuju Stadion Gelora Bumi Jepara (Jawa tengah)

Pasangkayu,sulbarnews.com |Dalam Rangka Menuju Pertandingan Sepak Bola Liga 3 Putaran Nasional di Stadion Gelora Bumi Jepara, Ketua PSSI Kab.Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa,SH, tepatnya, di rumah kediamannya di Pasangkayu, untuk melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Matra Kab.Pasangkayu Menuju Jepara, Provinsi Jawa Tengah dalam Rangka pertandingan Lanjutan Liga 3 Putaran Nasional.

Pada kesempatan itu Ketua PSSI Kab.Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa  menekankan jika tim tersebut bukan perwakilan sekelompok organisasi namun merupakan wakil dari seluruh masyarakat Kab.Pasangkayu..

Untuk itu, ia pun berharap tim yang di Manajeri oleh Budiyansa,ST dan yang di latih oleh Kamaluddin agar dapat berjuang semaksimal mungkin agar dapat meraih hasil yang terbaik dalam pertandingan wilayah Grup E tepatnya yang akan berhelat di Stadion Gelora bumi Jepara  berada di provinsi Jawa Tengah pada tanggal 12-16 Desember 2019.

” Di harapkan para atlet dan pelatih tidak terlalu memikirkan hasil akhir, namun berjuanglah dengan semaksimal mungkin dan saya pesan kepada manajer bersama pelatih terlebih kepada atlet supaya dapat menjaga kondisi masing-masing yang dapat mengganggu konsentrasi atlet baik sebelum bertanding maupun sedang menghadapi lawan tanding pada saat bermain ” ujar Yaumil Ambo Djiwa di kediamannya.

Di tempat terpisah,di rumah kediamannya, ketua tim manajer PS Matra Budiyansa,ST. Menuturkan, ” Insha Allah. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk bertanding sebaik-baiknya agar tim kesebelasan PS Matra mendapatkan juara dengan kesan yang terbaik,” tutur Budiyansa,ST

(***)

Agus Ambo Djiwa : Inilah Keberkahan Bagi Daerah Kita Dengan Adanya Pak Syahrul Menjadi Mentan

sulbarnews.com, Pasangkayu – Kabupaten Pasangkayu mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI berupa bantuan pembuatan kandang untuk ternak sebanyak 1.473 RTM atau 73.650 ekor.

Bantuan ini diserahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan kerja perdana di Sulbar, Sabtu (7/12/2019).

Kegiatan tatap muka mentan dengan para pejabat dan stakeholder di Sulbar berlangsung di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Dengan adanya bantuan ini, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa yang hadir di lokasi acara, mengemukakan apresiasi dan terima kasih kepada mentan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi daerah kami. Inilah keberkahan bagi daerah kita dengan adanya Pak Syahrul menjadi mentan. Saya yakin Pak Mentan sangat serius membantu daerah kita,” kata Agus.

Di acara ini juga Agus bersama para bupati lainnya melakukan penandatanganan program kerja sama antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten se-Sulbar.

Selain Pasangkayu, lima kabupaten lainnya juga mendapat bantuan serupa. Yakni Mamuju sebanyak 4.432 RTM atau 221.600, Mamuju Tengah sebanyak 1.200 RTM atau 60. 000 ekor, Majene sebanyak 2.851 RTM atau 142.550 ekor, dan Polman sebanyak 6.062 RTM  atau 303.100 ekor.

Kegiatan tatap muka dengan mentan diakhiri dengan penandatanganan program kerja sama antara Pemerintah Pusat dengan Pemprov Sulbar dan Pemkab Se-Sulbar. Kemudian dilanjutkan, penanaman jagung oleh Mentan RI, Wakil Gubernur Sulbar, Ketua DPRD Sulbar, DPD RI, dan Bupati Mamuju.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir pada acara ini, di antaranya Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar, Sekprov Sulbar Muhammad Idris, Gubernur Sulbar periode 2006-2016 Anwar Adnan Saleh, para bupati se-Sulbar, unsur forkopimda, pimpinan instansi vertikal, dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar.

Sedangkan Mentan Syahrul didampingi oleh sejumlah pejabat kementan, seperti Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suwandi, Dirjen Perkebunan Kementan RI Kasdi Subagyono, Kepala Badan Libangtan Kementan RI Fadjry Djufry, Kepala Badan Karantina Kementan RI Ali Jamil, Staf Khusus Kementan RI M. Hatta, Staf Khusus Kementan RI Imam, Staf Ahli Mentan RI Bidang Inovasi dan Teknologi Bambang, dan sejumlah staf di kementan. (***)

Kades Letawa Resmi Di Tetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Terhadap Wartawan

Pasangkayu,sulbarnews.com | Berdasarkan terbitan berita dari media kabarsulbar.com,bahwa Kepala Desa Letawa, Kecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Mamuju Utara/Pasangkayu,

Dalam hal ini Najamuddin adalah Kades Letawa telah ditetapkan sebagai tersangka dengan adanya laporan dari salah seorang Wartawan yang tergabung dalam Organisasi Pers IJS (Ikatan Jurnalis Sulbar), sesuai Laporan Polisi, Nomor : LP/105/XI/ 2019/SPKT/Res. Matra pada tanggal 20 November 2019.

Laporan tersebut ,di duga bahwa Najamuddin adalah kepala desa letawa telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Wartawan Rudy Usman, sebab  diduga tidak terima dengan pemberitaan tentang Tambak Udang Vaname di Desa Letawa yang melibatkan dirinya.

“Saya sudah menerima surat pemberitahuan perkembangan penyelidikan dari Polres Mamuju Utara, kasus ditingkatkan kepenyidikan berarti Kepala Desa sudah status tersangka (TSK),” kata Rudy kepada Wartawan, jumat (6/11).

Namun kata Rudy terkait penahanan tersangka hingga saat ini belum ada. “Saya sudah tanya pak Kanit Res katanya belum ada penahanan, sebab itu tergantung keputusan pimpinan” ujar Rudy.

“Hari senin tanggal 09 Desember ada panggilan lagi dari Polres Matra untuk dimintai keterangan lanjutan, dua saksi saya juga dipanggil” tambah Rudy. (***)

Pemerintah Daerah Kab.Pasangkayu, Laksanakan Rapat Sosialisasi Pengimplementasian Pajak Daerah Sistem Online

Pasangkayu,sulbarnews.com | Pelaksanaan Rapat Sosialisasi Pajak Daerah Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, (5 Desember 2019) tepatnya, diruang Pola Kantor Bupati, Lantai III, di buka oleh Bapak Bupati H.Agus Ambo Djiwa, guna mensosialisasikan sistem pajak online oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kab.Pasangkayu.

Rapat tersebut, Selain dihadiri oleh bupati Pasangkayu juga dihadiri Oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin S.Sos, MAP, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Yakni Di antaranya adalah, Kepala Dinas PUPR Budiyansa,ST, Kepala Badan Bapenda Badaruddin, Kadis Koperindag Arpan Lasibe, Kadis Kesehatan Bersama Beberapa OPD Lainnya.

Hal Tersebut, agar pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih baik lagi, maka ada target yang harus di lakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Dalam Rapat Sosialisasi yang di maksud, turut pula Hadir sejumlah para tamu undangan dari pelaku jenis usaha pengelola warung makan/rumah makan, Hotel/ Penginapan yang di anggap menjadi objek pungutan Pajak Daerah

Pada kesempatan itu, Dalam Rapat Sosialisasi, Agus Ambo Djiwa menekankan agar para OPD terkait yang diberi target agar bisa bekerja semaksimal mungkin untuk memberi dampak peningkatan PAD di daerah ini.

“Di tahun 2019 PAD kita hanya berkisaran di angka 33 milyar, kita berharap di tahun mendatang bisa ditingkatkan,” harapnya.

Di Acara yang sama, Muslihat menyambut baik kegiatan sosialisasi pajak daerah ini, dalam rangka optimalisasi PAD di bumi vovasanggayu.

Secara jelas, Muslihat menerangkan untuk mengoptimalkan PAD di daerah ini, harus ada terobosan yang dilakukan oleh para OPD penghasil PAD.
Misalnya, kata Muslihat OPD yang diberi target mampu melakukan kajian terhadap potensi-potensi lainnya yang dianggap menghasilkan PAD.

“Jadi harus ada terobosan lewat kajian potensi yang dianggap itu bisa menghasilkan PAD,” jelasnya.

Menurutnya jika kajian-kajian potensi itu mampu direalisasikan oleh pihak OPD terkait, maka kedepannya PAD di Kabupaten Pasangkayu, tidak lagi hanya mengandalkan dari PBB, galian C, IMB dan pajak restribusi dari pemilik hotel rumah makan dll.

“Kajian potensi ini dapat dilakukan sebelum bupati mendatangkan tenaga ahli dalam rangka menggenjot PAD kita,” jelas DPRD fraksi PAN itu.

Dihadapan bupati dan beberapa pimpinan OPD, Muslihat banyak berharap agar seluruh undangan yang hadir di sosialisasi pajak daerah ini, bisa berpartisipasi meningkatkan PAD dengan cara taat membayar pajak.

“Karena dengan taat membayar pajak roda dua maupun roda empat, ini juga cukup besar dari segi bagi-bagi hasilnya ke daerah,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, Muslihat menginformasikan bahwa untuk skala nasional Provinsi Sulawesi Barat berada di peringkat ke-33 dari segi PAD.

“Dari 34 Provinsi di Indonesia di bawah kita ada Maluku dan satu level diatas kita Provinsi Gorontalo. Kedepan kita berharap bisa berkontribusi untuk menaikkan levelnya,” imbuhnya.

Ditambahkan, dengan adanya sosialisasi tersebut kedepannya DPRD khususnya dari komisi II selaku mitra bisa terus melakukan Focus Grup Discussiin (FGD) sehingga bisa bersama para OPD penghasil.PAD mendiskusikannhal-hal yang dapat mendorong peningkatan PAD.

“Kami di DPRD berharap kepada pemerintah agar lebih memaksimalkan support anggaran ke OPD penghasiL PAD sehingga capaian hasil PAD bisa berbanding lurus dengan ketersediaan anggaran di OPD masing-masing,” demikian harapan mantan Anggota Komisioner KPU itu.

( Egy/jasman)

Peringati HIV Di Bulutaba

pasangkayu,sulbarnews.com, | bertempat di kantor UPTD Kesehatan lilimori  Bulutaba (29 Nopember 2019) telah berlangsung Peringatan hari HIV sedunia dimeriahkan di Kec. Bulu Taba yang disponsori oleh Ka, UPTD PUSKESMAS Bulu Taba,Samsul Bahri,SKM,M,Ap bekerja sama dengan SMAN 1 Bulutaba.

Dalam kesempatan itu,Kepala UPTD Puskesmas Bulutaba, memberikan kata sambutan,” bahwa peringatan HIV sedunia  tahun ini diperingati secara sederhana , untuk memeriahkan acara tersebut panitia mengagendakan kegiatan berupa: Jalan santai, Senam sehat, Germas (gerakan makan sayur dan buah), Pengukuhan Duta HIV, Kuis dan Poster dinding dan tidak kala menariknya pemberian Doorpriese bagi peserta gerak jalan santai ” ungkap Samsul

Di acara yang sama,ketua Penanggulangan HIV Kab. Pasangkayu Drs. H.Saal,sebelum melepas peserta jalan santai bahwa sangat mengapresiasi (peringatan HIV sedunia) ” yang dimaksudkan sebagai wujud kecintaan kita terhadap bangsa ini Indonesia adalah rumah besar yang perlu di rawat bersama atas dasar kebersamaan ” tutur wakil bupati pasangkayu.

Lanjut Wakil Bupati,” bahwa bukan hanya pencegahan tapi juga penanggulangan karena sudah banyak yang terpapar HIV penyakit yang menakutkan ini, sehingga diharapkan Penanggulangan HIV Kab. Pasangkayu agar setiap anggota keluarga kita dan anggota masyarakat kiranya mengantisipasi penyebaran HIV ini, namun bagi orang yang terpapar tetap harus dimanusiakan dan jangan dijauhi sehingga Thema peringatan tahun ini adalah “Jauhi Penyakitnya bukan Orangnya” ungkapnya

Dalam kegiatan tersebut, di hadiri dari beberapa tokoh Masyarakat desa lilimori, Yakni, Ketua BPD Desa Lilimori,staf camat Bulutaba, kepala SMAN 01 Bulutaba dan ibu- ibu PKK.

Biro Bulutaba (Ihsan Fatta)

Agus Ambo Djiwa : Figur Yang Akan Di Usung Jadi Calon Bupati, Tidak Mesti Dari Kader PDIP

Pasangkayu,sulbarnews.com | Perhelatan politik tidak akan lama lagi di gelar secara serentak empat kabupaten dalam wilayah provinsi Sulawesi barat untuk memperebutkan kursi 01 (Kepala Daerah) tahun 2020 mendatang. yakni adalah Kab.Pasangkayu, kab.mateng, kab.mamuju, kab.majene.

Hal tersebut, para kandidat sepertinya akan melirik partai besar yang ada di Sulawesi barat yakni adalah partai PDIP di kenal sebagai partai penguasa di negara indonesia.dengan demikian partai PDIP telah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah yang akan di usung.

Sementara itu, Kamis,28/11-2019, Agus Ambo Djiwa, adalah Ketua DPW PDIP Sulawesi barat, menanggapi tentang hal adanya para bakal calon yang akan melirik PDIP, partainya belum menentukan sikap bahwa siapa-siapa yang akan bakal di usung di empat kabupaten tersebut.

“ Partai PDIP Sulawesi Barat sampai saat ini belum menentukan sikap bahwa siapa bakal calon yang akan di usung oleh Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) PDIP untuk mencalonkan kepala daerah dan wakil kepala daerah di empat kabupaten dalam wilayah Sulawesi barat Pada pilkada mendatang tahun 2020, karena adapun calon yang akan kami usung nantinya semua berdasarkan survey dan figur yang akan di usung tidak mesti dari kader partai PDIP, kepada non kaderpun kami akan lihat hasil surveynya  ” tutur Agus Ambo Djiwa.

Agus menambahkan, ”  PDIP Sulbar akan all out untuk memenangkan figur yang akan di usung dan
Saya siap turun kampanye di desa-desa sampai dusun dan RT, di semua empat kabupaten ” ungkapnya.

( M jasman )